Breaking News
Memuat breaking news...

Ketum Terpilih Partai Golkar Bahlil Singgung Raja Jawa, Siapa?

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Agustus 2024 - 7.27 AM WIB
Ketum Terpilih Partai Golkar Bahlil Singgung Raja Jawa, Siapa?
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Ketua Umum terpilih Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengingatkan agar partainya ke depan tak boleh main-main dengan Raja Jawa.

Raja merujuk pada calon pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming sebagai kelanjutan pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan habis pada 20 Oktober mendatang.

"Jadi kita harus lebih paten lagi. Soalnya Raja Jawa ini kalau kita main-main celaka kita. Saya mau kasih tahu aja jangan coba-coba main-main barang ini," kata Bahlil saat penyampaian visi misi sebelum dirinya resmi ditetapkan sebagai ketua umum di Munas Golkar, Rabu (21/8).

"Waduh, ini ngeri-ngeri sedap barang ini. Saya kasih tahu, sudah, waduh ini, dan sudah banyak, sudah lihat kan barang ini kan, ya tidak perlu saya ungkapkan lah," imbuhnya.

Bahlil pun mengatakan Partai Golkar ke depan berkomitmen untuk mengawal pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Menurut dia, kesuksesan pemerintahan ke depan akan menjadi program utama Golkar.

"Kita sudah bersepakat Golkar mendukung pemerintah. Jangan pagi mendukung, sore setengah mendukung, malam bikin lain. Ini saya jujur aja," ucap Bahlil.

Bahlil resmi terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar untuk periode 2024-2029 lewat hasil Munas XI Partai Golkar. Ia terpilih secara aklamasi setelah mengantongi 100 persen dukungan pemilik hak suara Munas mulai dari DPD tingkat satu dan dua, DPP, dan organisasi pendiri dan sayap partai.

Sebagai formatur tunggal, Bahalil selanjutnya akan mengumumkan struktur partai untuk periode kepengurusannya ke depan. Dia bilang struktur kepengurusan akan diumumkan paling lambat sebelum 27 Agustus.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement