Breaking News
Memuat breaking news...

Keumala Dilanda Angin Puting Beliung, Dinsos Pidie Salurkan Bantuan Darurat

Redaksi
Redaksi
Rabu, 24 September 2025 - 3.28 PM WIB
Keumala Dilanda Angin Puting Beliung, Dinsos Pidie Salurkan Bantuan Darurat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SIGLI (Waspada.id): Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pidie bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat bagi warga Gampong Cot Kreh, Kecamatan Keumala, yang terdampak angin puting beliung pada Rabu (24/9/2025). Bantuan ini disalurkan sebagai respons atas bencana yang terjadi pada Selasa (23/9/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie, Muhammad Husen, menyatakan bahwa bantuan masa panik telah diantarkan langsung kepada para korban terdampak.

Bantuan tersebut meliputi berbagai kebutuhan mendesak seperti mi instan (8 dus), kain sarung (16 lembar), mukena (16 lembar), jilbab (16 lembar), selimut (16 lembar), family kit (8 paket), lauk pauk (142 dus), makanan siap saji (4 dus), sarden (80 kaleng), beras (8 sak), telur (8 lemping), minyak goreng (16 liter), air mineral (8 dus), dan tenda gulung (8 lembar).

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, bencana angin puting beliung yang disertai hujan deras tersebut mengakibatkan kerusakan pada 12 bangunan, termasuk rumah warga dan ruko. Beberapa warga yang terdampak adalah Miswar, Sunardi, dan satu unit Pos Siskamling Gampong.

Muhammad Husen menambahkan bahwa penanganan rumah warga yang mengalami kerusakan berat menjadi kewenangan BPBD dan pemerintah gampong setempat.

"Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak berat, itu kewenangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah Gampong," jelasnya.(id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement