Breaking News
Memuat breaking news...

Kisah Adrina Susanti, Pencetus Program Nalor, Layani Panggilan Berobat Rakyat

Redaksi
Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 4.43 PM WIB
Kisah Adrina Susanti, Pencetus Program Nalor, Layani Panggilan Berobat Rakyat
Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe Adrina Susanti S.Kep., MKM. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Sebuah pameo Timur Tengah berkata, tsamratut tafriithin nadaamatu wa tsamratul hazmis salaamatu, artinya, “Buah kecerobohan itu adalah penyesalan, sedangkan buah kecermatan itu adalah keselamatan.”

Maka, ini adalah kisah Adrina Susanti yang termasuk orang paling cermat di dunia kesehatan dan telah mampu melahirkan ide cemerlang, bagai menjemput bola, untuk menyelamatkan rakyat yang sakit dan membutuhkan pertolongan medis.

Adrina Susanti, S.Kep., MKM, adalah Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe.

Dia adalah penulis buku berjudul “Inovasi Tenaga Kesehatan Lorong (Nalor)” yang telah resmi mendapatkan pengakuan dan perlindungan Hak Cipta dari Kementerian Hukum Republik Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Surat Pencatatan Ciptaan Nomor Pencatatan 001387253 tertanggal 30 Juli 2026.

“Alhamdulillah, saya sangat terharu dan bahagia. Akhirnya program buku Nalor resmi disahkan oleh negara. Harapan saya, agar petugas kesehatan, khususnya Petugas Penyelenggara Program (PPP) dan umumnya seluruh petugas kesehatan di Kota Lhokseumawe, dapat menjadikan ini sebagai semangat baru dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Kini, karya Adrina diharapkan menjadi pendorong semangat bagi seluruh tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Termasuk menjadi motivasi bagi petugas medis dalam memberikan pelayanan jemput bola dan pendekatan pelayanan kesehatan langsung dari rumah ke rumah kepada masyarakat.

Agar pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat dapat terjangkau, dirasakan manfaatnya, dan terlayani dengan baik hingga ke akar rumput masyarakat di seluruh wilayah Kota Lhokseumawe.

Di balik lahirnya karya inovasi kesehatan tersebut, tersimpan perjalanan panjang dari pengabdian dan tekad kuat yang penuh rintangan.

Adrina Susanti, wanita kelahiran Aceh Utara pada 26 April 1976, sejak bersumpah sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil pada 1 Juni 1999 telah menanamkan niat yang luhur dan teguh di dalam hatinya untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang benar-benar menyentuh secara menyeluruh kepada masyarakat.

Adrina Susanti menegaskan, selaku abdi negara, dirinya bukan sekadar menjalankan pekerjaan sebagai mata pencaharian, tetapi juga menjadi peluang yang membuka jalan pengabdian untuk memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya tersedia di ruang pelayanan, tetapi hadir langsung di tengah-tengah masyarakat, di lorong-lorong, di rumah-rumah, di tempat yang paling membutuhkan.

Dia mengaku, sebagai Kepala UPTD Puskesmas Banda Sakti, tentu memiliki tanggung jawab besar melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.

Maka, perlu berupaya mendekatkan pelayanan, menjemput kebutuhan masyarakat, dan berinovasi agar tidak ada warga yang terabaikan dari sentuhan layanan medis.

Wanita yang kini berpangkat Pembina — IV/C itu mengaku gagasan program Nalor lahir bukan dari teori semata, tetapi dari pengalaman langsung di lapangan dengan tujuan tulus menolong kesehatan masyarakat.

Adrina Susanti pernah mendengar ungkapan kerinduan masyarakat ingin merasakan pelayanan kesehatan yang humanis, dekat, dan menyeluruh. Bahkan, ada pula impian rakyat, apa mungkin petugas medis mendatangi pasiennya untuk berobat.

Maka, hari ini impian itu telah menjadi kenyataan lewat program Nalor.

Semoga program Nalor menginspirasi seluruh unit pelayanan kesehatan lainnya untuk terus berkreasi dan berinovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang merata, adil, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe. (Zainuddin Abdullah/WASPADA.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement