Breaking News
Memuat breaking news...

Kisah Menyentuh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran: Seumpama Bintang di Atas Air

Redaksi
Redaksi
Rabu, 21 Oktober 2026 - 10.21 PM WIB
Kisah Menyentuh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran: Seumpama Bintang di Atas Air
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Sebuah kisah nyata yang menyentuh hati terjadi pada Rabu (21/10) di Kota Lhokseumawe.

Siang itu, seorang pria berdarah Aceh yang memiliki ribuan pasukan tempur sedang memangkas rambut di rumah dinasnya di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Banda Sakti, setempat.

Meskipun merupakan sosok yang hebat dan disegani, tetap saja hanya tukang pangkas rambut yang berani menjamah kepalanya, menarik rambutnya, hingga melingkarkan kain di lehernya.

Sosok berkulit gelap ini adalah Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Ali Imran, kelahiran Banda Aceh, 9 Juni 1978. Saat itu, ia sedang menikmati layanan pangkas rambut plus pijat kepala dan tangan.

Kisah Menyentuh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran: Seumpama Bintang di Atas Air

Hari itu merupakan hari terakhir dirinya menjabat sebagai Danrem 011/Lilawangsa. Tentunya, ia perlu menjaga kerapian untuk menghadiri acara lepas sambut dengan Danrem yang baru, Kolonel Inf. Teuku Mustafa Kamal.

Saat keduanya sedang berkonsentrasi, gunting rambut tiba-tiba berhenti karena terdengar suara salam dari seorang tamu.

Ternyata, yang datang bukanlah orang hebat, pejabat, ataupun orang berpangkat.

Melainkan seorang abang becak motor bernama Maulana yang ingin bersilaturahmi pada momen berakhirnya masa tugas Ali Imran sebagai Danrem.

Spontan, Ali Imran meminta tukang pangkas rambut berhenti sejenak. Ia kemudian bangkit berdiri untuk menyambut Maulana dan membalas salamnya.

Ali Imran menyalami Maulana dan melakukan cipika-cipiki seraya mempersilakannya masuk.

Maulana sangat menyadari bahwa dirinya hanyalah orang pinggiran yang mengais rezeki dengan mengangkut penumpang menggunakan becak. Ia merasa malu dan salah tingkah karena mendapat sambutan bak tamu kehormatan di rumah dinas Danrem 011/Lilawangsa.

Karena merasa tidak enak, Maulana meminta Ali Imran melanjutkan pangkas rambutnya hingga tuntas.

Kepada wartawan Waspada.id, Maulana menceritakan bahwa dirinya bisa melewati penjagaan pasukan pengamanan dan masuk ke rumah dinas Danrem karena sebelumnya telah lebih dahulu menghubungi Danrem melalui WhatsApp untuk meminta bertemu.

Danrem merespons pesan tersebut dan meminta Maulana datang selepas salat Asar.

Dengan demikian, kedatangan Maulana memang telah ditunggu dan ia disambut oleh pasukan penjaga sebagai tamu kehormatan.

Bahkan, Ali Imran dengan bangga mengambil tangkapan layar percakapan dengan Maulana dan memasangnya sebagai foto pada status WhatsApp-nya.

Kisah Menyentuh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran: Seumpama Bintang di Atas Air

Dalam percakapan tersebut, Maulana memperkenalkan dirinya sebagai abang becak yang juga berjualan gorengan, keripik, dan kerupuk. Maulana masih ingat ketika Ali Imran pernah memborong dagangannya dengan membayar lebih.

Pertemuan itu hanyalah salah satu cerita dari sekian banyak rakyat kecil lainnya yang menjadi tamu seorang Danrem.

Ali Imran memang dikenal sebagai sosok pejabat militer yang dekat dengan rakyat.

Apalagi, Maulana tidak lupa membawa keripik dan kerupuk dalam jumlah banyak. Semua dagangannya tersebut diborong oleh Danrem.

Kepedulian Ali Imran terhadap rakyat juga terlihat ketika dirinya berjibaku memberikan pertolongan kepada masyarakat di pedalaman Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, dan sekitarnya yang dilanda musibah banjir bandang.

Kisah Menyentuh Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran: Seumpama Bintang di Atas Air

Sekilas tentang Kolonel Inf. Ali Imran

Ali Imran menjabat sebagai Danrem 011/Lilawangsa setelah ditunjuk oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Maruli Simanjuntak, pada 5 April 2024.

Kolonel Ali Imran menggantikan Kolonel Kav. Kapti Hertantyawan yang selanjutnya bertugas sebagai Wadirlem Sdirlem Secapaad.

Berikut profil Kolonel Inf. Ali Imran.

- Ali Imran menempuh pendidikan di SD Negeri 28 Banda Aceh, kemudian SMP Negeri 4 Banda Aceh, dan SMA Negeri 3 Banda Aceh.\

- Setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 2000, Ali mengawali kariernya sebagai perwira di satuan elite TNI, yaitu Kopassus.

- Ayah tiga anak ini pernah bertugas di Aceh pada 2003–2008.

- Pada 2015–2018, Ali Imran kembali ke Aceh dengan jabatan sebagai Wakil Komandan Satuan Tugas Badan Intelijen Strategis (Wadansatgas Bais).

- Ali Imran pernah menjabat sebagai Komandan Detasemen Markas (Dandema) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan Wadan Grup D Paspampres.

- Selanjutnya, Ali Imran menjabat sebagai Dandim 0506/Tangerang sejak 2022.

- Kodim 0506/Tangerang merupakan satuan teritorial yang berada di bawah komando Korem 052/Wijayakrama dan termasuk Kodim tipe A.

- Sebelum ditunjuk sebagai Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Ali Imran menjabat sebagai Ka PII Pusintelad.

Ali Imran memiliki sikap tawaduk atau rendah hati yang membuatnya dekat dengan rakyat.

Sebuah pameo Timur Tengah menyebutkan, "Rendah hatilah kamu laksana bintang di langit yang tampak di permukaan air, padahal ia berada tinggi di langit. Janganlah kamu seperti asap yang membumbung tinggi ke langit, padahal ia berada di tempat rendah." Zainuddin Abdullah/Waspada.id

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement