Breaking News
Memuat breaking news...

‎KOMBAT : Usut Tuntas Case Salah Tangkap Iskandar

Redaksi
Redaksi
Minggu, 19 Oktober 2025 - 8.13 PM WIB
‎KOMBAT : Usut Tuntas Case Salah Tangkap Iskandar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id)- Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) Kota Medan meminta kepada Polri supaya mengusut tuntas kasus yang terjadi pada Ketua Partai Nasdem Sumut, Iskandar ST.

‎Hasil evaluasi kepolisian yang menyatakan ini kesalahan identifikasi atau profiling, sebenarnya bukan mau menangkap, tapi mengecek apakah ini benar Iskandar yang telah ditetapkan tersangka judi online.

‎"Menurut kami, ini tidak masuk akal. Seharusnya ini diusut lebih detail. Jangan-jangan ada unsur kesengajaan yang dilakukan oknum untuk mempermalukan Iskandar ST, merusak citra Iskandar atas dasar “pesanan” untuk merusak nama baik pribadi maupun kelompok. Seperti diketahui, Iskandar ini Ketua Nasdem Sumut dan juga Ketua Umum DPP KOMBAT Restorasi Indonesia," ucap Ketua Kombat Medan Samsir Pohan didampingi Zulfi Azmi, Ketua Harian KOMBAT Kota Medan dan David Sihombing, Sekjen KOMBAT Kota Medan, Minggu, 19 Oktober 2025.

‎Seandainya, lanjut Samair, case ini ada unsur pesanan untuk merusak itu ataupun terjadi kelalaian, maka harus ditindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

‎"Jika benar ada oknum yang memesan, segera tangkap! Karena tidak masuk diakal. Apa mungkin seorang tersangka online ditangkap di pesawat terbang? Seolah-olah ini kejahatan yang luar biasa, seperti teroris yang akan membajak pesawat," sebut Samsir.

‎Seperti diketahui, pihak maskapai sudah menyatakan pesawat siap terbang dan akses masuk sudah disterilisasi. Mereka minta kalaupun seandainya mau ditangkap atau diproses bisa di Jakarta.

‎"Tapi mereka (polisi) tetap menuntut harus di Kualanamu. Patut dicurigai.  Kenapa harus seperti itu? Jangan-jangan sudah ada skenario yang sudah dibuat," duga Zulfi Azmi, Ketua Harian KOMBAT Kota Medan.

‎Kemudian, kenapa yang menahan di depan orang yang tidak tahu? Setelah itu muncul orang yang tahu, menyampaikan salah orang, bukan Iskandar yang dimaksud.

‎"Iskandar yang sudah dipermalukan di depan umum, dia keluar dari pesawat, seolah-olah dia tersangka, seolah-olah dia bandar besar, seolah-olah dia orang yang jahat, sehingga orang melihat seolah Ketua NasDem Sumut Iskandar orang jahat. Ini perlu ditelusuri dan diklarifikasi. Jangan-jangan ada oknum yang sengaja melakukan itu," bebernya.

‎Kendati permohonan maaf Kapolda dan Kapolres Medan telah dilakukan, tentu kita hargai. "Tapi perlu untuk menjawab kecurigaan publik tentang kemungkinan adanya unsur kesengajaan mempermalukan Iskandar Ketua Nasdem Sumut, harus tetap berjalan penyelidikannya," minta Ketua KOMBAT Kota Medan.(Id12)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement