Breaking News
Memuat breaking news...

Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak Segera Tuntaskan Kasus 'Rayap Besi' Dan "Pompa"

Redaksi
Redaksi
Jumat, 17 Oktober 2025 - 11.48 PM WIB
Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak Segera Tuntaskan Kasus 'Rayap Besi' Dan "Pompa"
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menargetkan kejahatan jalanan dalam waktu dekat ini segera dituntaskan.

"Target saya dalam waktu dekat ini menuntaskan kasus kejahatan jalanan. Nah kasus kejahatan jalanan ini kita kenal dengan pencuri besi istilah 'rayap besi', 'rayap kayu' dan 'pompa' alias pecandu sabu-sabu. Kalau kita pakai istilah curas, curat atau lainnya pasti menjadi momok bagi masyarakat," tutur Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak saat menerima audiensi Tim Wartawan Merah Putih Polrestabes Medan di ruang kerjanya, Jumat (17/10).

Dijelaskan Kombes Capvijn, dari kasus 'rayap besi' dan 'rayap kayu' yang diungkap, pihaknya mem-floating personelnya di sejumlah panglong (penadah) yang disinyalir menerima barang hasil kejahatan.

"Disisi lain kita melihat kasus 'rayap besi' dan 'rayap kayu' dijadikan bisnis. Pelaku ini menjual barang hasil kejahatan di sejumlah panglong. Maka disejumlah panglong akan kita tempatkan personel. Jika terjadi pemilik usaha panglong kita dipidanakan," tegas Calvijn.

Calcin mengakui saat ini dirinya sedang fokus menuntaskan kasus 'rayap besi' dan 'rayap kayu' dan segera merilis kasus-kasus menarik yang telah diungkap," tutupnya.(id15)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement