Breaking News
Memuat breaking news...

Komisi VIII DPR RI Dan Pemerintah Segera Bahas Biaya Haji 2024

Redaksi
Redaksi
Jumat, 22 September 2023 - 10.27 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size


JAKARTA (Waspada):
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah akan segera membahas dan menetapkan besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji untuk tahun depan.

Hal tersebut perlu dilakukan agar memudahkan para jamaah melunasi biaya haji karena memiliki waktu yang lebih panjang.

"Mudah-mudahan, biaya haji bisa kami putuskan November. Supaya ada waktu yang panjang untuk persiapan layanan terhadap jamaah. Buat jemaah, juga ada persiapan setoran pelunasan." kata Tubagus Ace Hasan Syadzily atau biasa disapa Kang Ace, melalui keterangan tertulis, yang diterima, Kamis (21/9/2023), di Jakarta.

Menurutnya dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), kemudian rapat-rapat internal dengan Kementerian Agama
(Kemenag) dan Kementerian Kesehatan ( Kemenkes), Maskapai dan lainnya.

"Nanti kita akan bahas bersama biaya haji tahun depan itu berapa. Kita tunggu usulan Pemerintah terlebih dahulu," sambung Kang Ace.

Ia menjelaskan fungsi DPR RI dalam penyelenggaraan ibadah haji meliputi dari menyusun atau membuat regulasi haji (Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, serta Pengelolaan Dana Haji), menentukan biaya penyelenggaraan ibadah haji, dan pengawasan terhadap pelaksanaan dan penyelenggaraannya.

Dia memaparkan meskipun tingkat pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji terus meningkat dan makin baik, namun ada beberapa temuan lapangan selama ini yang harus menjadi bahan evaluasi, salah satunya adalah munculnya jamaah haji yang menggunakan visa ziarah.

"Kemarin saya sampaikan ini visa haji ziarah tidak boleh. Masak jamaah haji regular mau masuk bus sudah penuh. Mau wuquf, tendanya sudah penuh. Biasanya mereka berangkat dari Singapura dulu, atau dari Malaysia dulu, terus ke Riyadh," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kang Ace sempat menyebut jumlah jamaah lansia pada musim Haji 2023 mencapai 61.536 jamaah. Sementara jamaah haji yang meninggal di sana sebanyak 752 orang.

"Ke depan hal-hal yang kurang pada tahun 2023 harus diperbaiki demi kenyamanan para jamaah haji selanjutnya," tandasnya.(J05).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement