Breaking News
Memuat breaking news...

KONI Sumut Matangkan Pembinaan Atlet, Bidik Prestasi Maksimal di Porprovsu 2026

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11.06 AM WIB
KONI Sumut Matangkan Pembinaan Atlet, Bidik Prestasi Maksimal di Porprovsu 2026
Ketua Umum KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Lobi Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mempercepat pembinaan atlet melalui Program Pembinaan Intensif (PPI) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026. Ajang tersebut juga diproyeksikan menjadi langkah awal menjaring atlet potensial untuk mempertahankan prestasi Sumut pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

Ketua Umum KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar mengatakan Porprovsu 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang menjadi agenda olahraga terbesar selama masa kepengurusannya. Karena itu, KONI Sumut menargetkan hasil pembinaan atlet mampu menjaga bahkan meningkatkan prestasi yang diraih pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.

"Saat ini kita sedang mempersiapkan Pekan Olahraga Provinsi Sumut. Ini merupakan event terbesar sepanjang satu periode kepengurusan kami di KONI Sumut. Target prestasi atlet tentu tidak jauh dari capaian yang telah kita raih pada PON XXI Aceh-Sumut," ujar Hatunggal dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Lobi Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan Program Pembinaan Intensif telah dimulai sejak Juni 2026 dan diprioritaskan bagi cabang olahraga yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu pada PON XXI serta kembali dipertandingkan pada PON XXII.

Pada tahap awal, program tersebut melibatkan 131 atlet dari 18 cabang olahraga perorangan. Pembinaan dilakukan lebih awal untuk menjaga potensi atlet Sumut sekaligus mencegah mereka berpindah membela provinsi lain menjelang PON XXII tahun 2028.

"Seharusnya seluruh cabang olahraga masuk dalam PPI, tetapi karena keterbatasan anggaran, sementara ini kami fokus pada cabang olahraga perorangan. Yang terpenting atlet-atlet potensial tetap bertahan membela Sumatera Utara dan dipersiapkan sejak dini menuju PON XXII," katanya.

Porprovsu 2026 direncanakan mempertandingkan 28 cabang olahraga. Berdasarkan hasil Rapat Kerja KONI Sumut pada Desember 2025, setiap cabang olahraga yang dipertandingkan harus memiliki kepengurusan aktif di sedikitnya 17 kabupaten/kota atau lebih dari 50 persen daerah di Sumatera Utara.

KONI Sumut juga terus mendorong partisipasi seluruh KONI kabupaten/kota. Hingga kini, sebanyak 16 KONI kabupaten/kota telah dilantik, termasuk KONI Nias Utara dan Nias Barat yang dinilai memiliki potensi besar melahirkan atlet berprestasi.

"Karena itu kami juga fokus ke wilayah Nias untuk menjemput atlet-atlet potensial. Di sana juga dilaksanakan Program Pembinaan Intensif. Salah satunya atlet bernama Kevin yang berhasil meraih medali perak di SEA Games," ujar Hatunggal.

Selain pembinaan, KONI Sumut terus memperkuat pemberian penghargaan kepada atlet berprestasi. Hatunggal menilai dukungan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution terhadap dunia olahraga semakin nyata, baik melalui pembinaan maupun pemberian tali asih kepada atlet yang mengharumkan nama daerah di ajang internasional.

Menurutnya, kondisi olahraga Sumut saat ini cukup menjanjikan. Selain berhasil menempati peringkat keempat pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, atlet-atlet Sumut juga menunjukkan prestasi membanggakan di SEA Games dengan menyumbangkan mayoritas medali dari kontingen daerah.

"Kita berada pada posisi yang cukup baik. Perhatian Gubernur terhadap pembinaan dan penghargaan atlet sangat besar. Dari 35 atlet Sumut yang tampil di SEA Games, sebanyak 30 atlet berhasil meraih medali," katanya.

Untuk menjaga atmosfer pembinaan, KONI Sumut juga akan menggelar berbagai kejuaraan olahraga setiap bulan sebagai bagian dari sosialisasi Porprovsu 2026 sekaligus mengukur perkembangan atlet menuju PON XXII.

"Kami akan berupaya mempertahankan prestasi Sumut pada PON XXII. Jika tidak bisa menyamai sepenuhnya capaian PON XXI, setidaknya hasilnya tidak jauh berbeda, meski ada beberapa cabang olahraga unggulan yang tidak dipertandingkan," pungkas Hatunggal. (Humas DIskominfo Sumut)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement