Breaking News
Memuat breaking news...

Konsep Profil Pelajar Pancasila Di SMAN13 Medan Makin Teruji

Redaksi
Redaksi
Rabu, 11 Januari 2023 - 10.09 PM WIB
Konsep Profil Pelajar Pancasila Di SMAN13 Medan Makin Teruji
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Konsep Profil Pelajar Pancasila ( PPP) semakin mendapat tempat di hati para siswa di sekolah.
Sebab, apa yang terkandung dalam PPP tersebut telah lama penerapannya berlaku di sekolah.

Hal itu disampaikan, Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Fauziah Hasibuan M.Pd di sekolahnya Jalan Zein Hamid Titi Kuning, Rabu (11/1).
"Peningkatan kedisiplinan dan karakter dilaksanakan sekali dalam seminggu. Dari pelatihan tersebut diharapkan tumbuh rasa nasionalisme dan bela negara. Bagaimana menghormati guru maupun sesama teman. Hal ini sesuai dengan PPP tersebut,"ujarnya.

Dijelaskannya, hasil dari penerapan disiplin seperti itu, pihak sekolah langsung mewujudkannya dalam membentuk Polisi Siswa yang tugasnya mengawasi teman - temannya sendiri yang melanggar tata tertib sekolah. Misalnya merokok,pembulian dan tawuran.

Ditambahkannya, dalam bidang keagamaan terutama dalam upaya meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, penerapannya dalam berbagai macam praktek.

"Saat ini ada kegiatan fardu kifayah bagi siswa muslim yang langsung praktek memandikan jenazah. Praktek ini langsung dengan bahan - bahan atau torso memandikan jenazah baik laki - laki dan perempuan. Dengan menguasai ilmu memandikan jenazah yang dimiliki siswa. Diharapkan, mereka mampu mempraktekannya di lingkungan masyarakat," kata Fauziah.

Ditambahkannya, pelatihan fardu kifayah ini tidak menutup kemungkinan dapat menjadi profesi mulia, karena dan mendapat apresiasi langsung dari pemerintah dengan memberikan gaji.

Fauziah melanjutkan,bagian lain dari PPP berhubungan langsung dengan kreativitas siswa yang menerapkannya dengan mengadakan OSIS Cup.

Yakni, gelaran perlombaan antar kelas dengan beragam aksi. Ada yang berwira usaha, ada yang membuat kompos untuk dapat diperjualbelikan dengan bahan langsung dari sekolah sendiri.

Dengan memanfaatkan sampah dari dedaunan yang banyak tumbuh di sekolah. Kemudian ada Eko enzim memanfaatkan sisa - sisa buah buahan.

" Kulit buah buahan itu dicuci bersih kemudian dipermentasikan dengan menambah sari gula merah, dibiarkan dalam waktu tertentu. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan, kecantikan juga bisa," kata Fauziah.

Dengan pemanfaatan hasil limbah tersebut sekolah bertambah asri, lingkungan menjadi bersih. Sekolah yang nyaman dan bahagia sesuai harapan menteri pendidikan dan Gubsu sejatinya dapat terwujud melalui PPP. (m22)

Waspada/ist
Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Fauziah Hasibuan M.Pd di lingkungan yang asri.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement