Breaking News
Memuat breaking news...

Konsulat Malaysia Dorong Generasi Muda Medan Motor Penggerak ASEAN

Redaksi
Redaksi
Kamis, 21 Agustus 2025 - 8.40 PM WIB
Konsulat Malaysia Dorong Generasi Muda Medan Motor Penggerak ASEAN
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Konsulat Malaysia untuk Medan, Shahril Nizam Abdul Malek, pada acara memperingati Hari ASEAN Ke-58 Gedung Konsulat Malaysia, Jalan Diponegoro, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kamis (21/8). Waspada/Muhammad Faisal

MEDAN (Waspada.id) : Konsulat Malaysia untuk Medan, Shahril Nizam Abdul Malek, mengajak Pemerintah Kota Medan dan Pemprov Sumatera Utara, khususnya dan negara ASEAN, bersatu menjaga kestabilan politik dan ekonomi, hingga perhimpunan perdamaian dan stabilitas diberbagai sektor dapat terjaga dengan baik.

“Kita memahami, ASEAN tumbuh 10,3 persen dalam 10 tahun terakhir yang mencapai 693,4 juta pada tahun 2025 dalam Demographyc Growth of Asean,” kata Shahril Nizam Abdul Malek, saat memperingati Hari ASEAN ke-58, di Gedung Konsulat Malaysia, Jalan Diponegoro, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kamis (21/8).

Dikatakannya, Malaysia kembali diberi kepercayaan sebagai Ketua ASEAN, mendorong persatuan dan kesatuan antar negara dalam menjaga stabilitas politik. Sejak didirikan pada 8 Agustus 1967, ASEAN merupakan organisasi dari negara yang bersatu di lingkup Asia Tenggara yang bertujuan sebagai perhimpunan perdamaian dan menjaga stabilitas diberbagai sektor.

Menyinggung terjadinya konflik Thailand dan Kamboja pada beberapa waktu lalu, cukup mengancam reputasi ASEAN yang selama ini telah dibangun baik.

“Pada Juli 2025, konflik pecah di perbatasan Thailand dan Kamboja yang melukai banyak orang. Hal tersebut sangat mengancam kredibilitas dan reputasi ASEAN yang telah dijalin dengan susah payah selama ini,” katanya.

Fenomena tersebut kata Shahril Nizam Abdul Malek, Malaysia telah mengambil langkah konkret dalam mendiplomasi ataupun memberikan wadah mediasi kepada dua belah pihak negara tersebut.

"Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahi mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi keduanya untuk mengutamakan kepentingan negara masing-masing. Keduanya menginginkan resolusi damai, resolusi yang bersahabat untuk konflik ini, dan keduanya ingin ASEAN tetap terlibat,” terangnya.

Malaysia lanjutnya, kehadiran ASEAN mampu menyelesaikan konfliykedua negara tersebut, dan menjaga perhimpunan negara menjadi pilar utama motor perdamaian.

Dia menyebut, khususnya Kota Medan dan Sumatera Utara juga dapat menjadi motor penggerak perdamaian di ASEAN, dan mendorong generasi memahami ASEAN.

“Ini harus diwariskan kepada generasi bangsa, anak-anak kita dari berbagai siswa dan mahasiswa di Kota Medan dan Sumatera Utara khususnya, saya rasa harus memahami peran dan fungsi dari ASEAN,” ungkapnya.

Salah satu siswa SMAN 1 Medan, Haufar Sinaga, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, peringatan hari jadi ASEAN menjadi pembelajaran dan pengalaman berharga bagi generasi muda.

“Pengetahuan seputar ASEAN ini dapat kami rasakan, dan pembahasan isu politik dan ekonomi sangat bagus menambah pengetahuan dan wawasan di bidang internasional," ucap Haufar.(id28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement