Breaking News
Memuat breaking news...

Konten Maut, Pelajar SMP Di Sergai Tewas Disambar Kereta Api

Redaksi
Redaksi
Rabu, 3 April 2024 - 9.25 PM WIB
Konten Maut, Pelajar SMP Di Sergai Tewas Disambar Kereta Api
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PERBAUNGAN (Waspada): Malang menimpa seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) LS,15,. Saat membuat konten malah ditabrak kereta api Sribilah Utama U 58 A di perlintasan KA Dusun I, Desa Pematang Sijonam, Kec. Perbaungan, Sergai Rabu (3/4) sekitar pukul 11:05 WIB.

LS pelajar SMP Swasta diketahui bersama rekannya baru saja pulang sekolah. Namun sebelum sampai rumah ia diketahui membuat konten di perlintasan kereta api yang juga tidak jauh dari rumahnya.

Naas, saat itu melaju kereta api Sribilah Utama U 58 A tujuan Medan ke Rantau Prapat. Ular baja yang melaju kencang langsung menghantam pelajar SMP yang masih memakai seragam sekolah hingga terpental sejauh lima meter.

LS mengalami luka serius di bagian kepala, hingga mengeluarkan darah di bagian mulut tewas di tempat, sedangkan pihak keluarga yang mengetahui kejadian itu histeris sambil memeluk LS.

Kapolsek Perbaungan AKP S Gurusinga mengatakan korban tewas dilarikan ke rumah sakit, lalu disemayamkan di rumah duka tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi sebelum kejadian korban membuat konten di perlintasan kereta api, hingga naas, saat itu kereta api yang melintas langsung menyambar korban hingga terpental dengan luka serius di bagian kepala.

"Korban sudah disemayamkan di rumah duka, kita mengimbau kepada anak muda maupun masyarakat untuk lebih berhati-hati dan bijak membuat konten yang dapat membahayakan diri sendiri," papar Kapolsek. (cmw/a15)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement