Breaking News
Memuat breaking news...

Kopri PMII Palas Minta Pelaku Cabul Dua Kakak Beradik Dihukum Berat

Redaksi
Redaksi
Minggu, 4 Desember 2022 - 12.02 PM WIB
Kopri PMII Palas Minta Pelaku Cabul Dua Kakak Beradik Dihukum Berat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PALAS (Waspada): Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) PMII PC Kabupaten Padanglawas (Palas), Delisma Yanti Nasution, mengecam keras kasus pencabulan dua kakak beradik yang digagahi ayah kandungnya hingga hamil di Kecamatan Barumun Tengah.

"Pelaku begitu bejat dan biadab, tega menggagahi dua putri kandungnya sendiri berulang kali hingga hamil, pelaku harus dihukum dengan hukuman seberat-beratnya," ucap Delisma Yanti, Minggu (4/12) kepada Waspada, di Sibuhuan.

Ia mengungkapkan, sesuai keterangan Pers Kapolres Palas AKBP Indra Yanitra Irawan SIK MSi, melalui Kasatreskrim AKP Aman Putra B SH, peristiwa itu diketahui atas laporan korban kepada tetangga mereka.

Kemudian, kejadian itu dilaporkan warga kepada manajer salah satu perusahaan yang merupakan tempat tinggal korban bersama ayah kandungnya yang berinisial DH.

"Sungguh biadab, bahkan ketika menolak melakukan hubungan badan. Korban selalu diancam DH dengan parang di tangan," ucapnya mengutip keterangan Kasat Reskrim.

Delisma Yanti menambahkan, peristiwa tersebut telah bertentangan dengan nilai ketuhanan dan kemanusiaan serta menggangu keamanan dan ketenteraman di tengah masyarakat.

Delisma juga meminta, perhatian khusus dan pendampingan dari pemerintah maupun lembaga yang membidangi. Sebab, kondisi fisiologis korban akan terganggu dan trauma atas peristiwa itu.

"Kondisi korban tidak akan sama seperti sebelumnya. Ada kecemasan, ketidak percayaan diri dan trauma yang amat berkepanjangan dialami korban," ucapnya. (CMS

Keterangan Gambar: Ketua Kopri PMII PC Palas, Delisma Yanti Nasution, meminta pelaku cabul dua Kaka beradik di hukum berat. (Waspada/Ist)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement