Breaking News
Memuat breaking news...

Korban Meninggal Akibat Wabah Malaria Di Simuk Bertambah 2 Orang

Redaksi
Redaksi
Kamis, 28 Maret 2024 - 10.31 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TELUKDALAM, Nisel (Waspada): Korban meninggal akibat wabah malaria yang melanda Kecamatan Simuk, Kabupaten Nias Selatan bertamah 2 orang, Kamis (28/3). Sebelumnya 2 orang warga dilaporkan telah meninggal dunia akibat terjangkit penyakit yang berbahaya tersebut.

Kedua korban yang baru meninggal akibat terjangkit malaria masing masing bernama Endang Lajira alias Ina Alseo Famaugu, 28, dan Rahman Halawa, 14.

Korban Endang alias Ina Alseo pada Rabu (27/3) malam dirujuk ke RS Thomsen Nias di Gunungsitoli untuk menjalani perawatan dan dilaporkan pada Kamis (28/3) malam telah meninggal dunia.

Kadis Kesehatan Nias Selatan, dr. Henny Duha mengungkapkan korban meninggal akibat wabah malaria di Kecamatan Simuk bertambah. Waspada/Ist.

Kadis Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, dr Henny Duha kepada Waspada, Kamis (28/3) membenarkan bahwa saat ini, sudah 4 orang telah meninggal dunia akibat terjangkit wabah malaria yang menyerang warga Kecamatan Simuk.

Henny menjelaskan perkembangan hari ini di Kecamatan Simuk, pihaknya membuka layanan kesehatan dan sekaligus pemeriksaan rapid test malaria di dua desa yakni Desa Gobo dan Desa Silina.

"Kemudian pukul 18.00 sore ini melaksanakan fogging di Desa Gobo yang merupakan desa yang warganya paling banyak terjangkit wabah malaria," ujar Henny.

Pada hari ini (Kamis-res) pihaknya melakukan sosialisasi di enam Desa yang ada di Kecamatan Simuk tentang bahaya wabah malaria kepada masyarakat dan sekaligus melakukan rapid tes malaria.

Henny juga memaparkan perkembangan hari ini sudah mulai menurun, belum ada keluhan masyarakat yang urgent, ungkapnya.

Sementara Camat Simuk, Gentelman Bago kepada Waspada, Kamis (28/3) malam juga menyampaikan salah seorang pasien sakit malaria dari P. Telo bernama Endang Lajira alias Ina Alseo Famaugu, pr, 28 tahun warga Simuk yang sempat dirujuk ke RS Thomsen Nias di Gunung Sitoli, kemarin Rabu (27/3) malam, telah meninggal dunia pada hari ini, Kamis (28/3) malam.

"Rencana jenazah almarhum.Endang Lajira akan diberangkatkan malam ini dari RS Thomsen Nias dari Gunung Sitoli menuju Telukdalam Kabupaten Nias Selatan," jelas Gentelman Bago. (a26/chbg)

Baca juga:

https://www.waspada.id/sumut/penyakit-malaria-mewabah-di-kecamatan-simuk-nisel-2-meninggal-dunia/
Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement