Breaking News
Memuat breaking news...

KPRK MUISU Gelar Pembinaan Fardu Kifayah Perempuan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 22 Agustus 2023 - 1.41 PM WIB
KPRK MUISU Gelar Pembinaan Fardu Kifayah Perempuan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Bidang/Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara(MUISU) melaksanakan pembinaan Fardu kifayah terhadap jenazah perempuan. Acara berlangsung belum lama ini di, Hotel Palapa Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.

Sedangkan peserta kegiatan pengurus dan anggota Majelis Taklim, Organisasi Keagamaan dan masyarakat, ustadzah, penyuluh agama dan bilal mayit.

Adapun narasumber dalam kegiatan,Dra. Hj. Rusmini, MA.
Dra. Hj. Nurliati Ahmad, MA, Dr. Hj. Sukiati, MA dan Dra. Hj. Wan Khairunnisah, MA.

Dalam keterangannya, Ketua KPRK MUISU Dra. Hj. Rusmini, MA bersama Sekretaris Dra. Hj. Wan Khairunnisah, MA,Selasa(22/8) menyebutkan,
kegiatan ini dilatari oleh pemikiran bahwa hak dan kewajiban sesama muslim salah satunya adalah pelaksanaan fardhu kifayah terhadap jenazah.

Jenazah (mayat atau jasad) adalah orang yang telah meninggal dunia. Setelah proses pengurusan jenazah, termasuk didalamnya memandikan, mengkafani dan mensholatkannya atau proses pengurusan lainnya berdasarkan ajaran agama masing-masing.

"Proses pengurusan jenazah ini biasanya dilakukan oleh keluarga jenazah dengan dukungan pemuka agama dan dibantu oleh bilal jenazah,"sebutnya.

Sedangkan orang yang utama memandikan dan mengkafani atas jenazah sebenarnya adalah keluarga yang paling dekat dengan si mayit.

"Oleh karena itu perlu pengetahunan bagi setiap muslim untuk faham dan mengerti terhadap jenazah dan tidak mengkesampingkan adanya tokoh agama dan bilal mayit ikut berpartisipasi terhadap pelaksanaan fardhu kifayah tersebut,"ujar Rusmini.

Rusmini juga menjelaskan, tujuan kegiatan untuk memberikan pemahaman kepada umat muslim tentang hak dan kewajiban sesama muslim. Menambah pengetahuan dan kemampuan serta kemauan mempelajari teori dan praktek tentang tata cara penyelesaian terhadap jenazah.

Menimbulkan dan menumbuh kembangkan rasa tanggung jawab bersama terhadap jenazah, sehingga mudahnya didapatkan orang yang berani dan mau membantu terhadap penyelesaian jenazah, secara teori dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kaum perempuan dalam mengisi pembangunan sesuai profesi masing-masing.(m22)

Waspada/ist
Narasumber kegiatan Dra. Hj. Wan Khairunnisah, MA menjabarkan sekaligus praktik fardu kifayah kepada peserta.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement