Breaking News
Memuat breaking news...

Krisis Kemanusiaan Gaza; Warga Terpaksa Makan Pakan Ternak

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Juni 2024 - 12.14 PM WIB
Krisis Kemanusiaan Gaza; Warga Terpaksa Makan Pakan Ternak
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Direktur Regional Mediterania Timur di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hanan Balkhy, mengatakan warga Palestina di Gaza terpaksa mengonsumsi pakan ternak saat situasi kian krisis di wilayah itu.

Balkhy juga mengungkap sejumlah warga sampai harus meminum air limbah karena layanan kesehatan terdampak imbas agresi Israel.

"[Di Gaza] ada orang yang kini memakan makanan hewan, makan rumput, dan minum air limbah," kata Balkhy dikutip AFP, Selasa (4/6).

Dia lalu berujar, "Anak-anak hampir tak bisa makan, sementara banyak truk [bantuan kemanusiaan] tertahan di luar Rafah."

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak beberapa bulan lalu telah mengingatkan kelaparan akan terjadi di Gaza. Mereka memperkirakan 1,1 juta warga menghadapi tingkat kerawanan pangan akut.

Sementara itu, akses bantuan kemanusiaan ke Gaza juga kian buruk. Selama agresi, Israel memperketat bantuan apapun yang masuk wilayah tersebut.
Tindakan Israel turut memperburuk situasi di Gaza dan memicu kelaparan lebih luas.

Di kesempatan itu, Balkhy mendesak Israel untuk membuka akses masuk Gaza sehingga lebih banyak bantuan bisa sampai ke warga.
Dia juga mengkritik pengiriman via udara yang dianggap tak efektif.

"Pengiriman jalur udara tak masuk akal ketika ada jalur darat yang lebih murah dan efektif, dan sudah berbaris di sana," kata Balkhy.

Israel melancarkan agresi pada Oktober 2023. Selama operasi militer itu, mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.

Akibat serangan Israel, ratusan fasilitas sipil hancur dan lebih dari 36.000 warga di Palestina meninggal.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement