Breaking News
Memuat breaking news...

Krueng Keureuto Meluap, Kota Lhoksukon Lumpuh, 6.196 Jiwa Mengungsi

Redaksi
Redaksi
Kamis, 6 Oktober 2022 - 5.10 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSUKON (Waspada): Sungai (Krueng) Keureuto yang melintasi Kota Lhoksukon meluap, Kamis (6/10). Sekitar 300 toko tutup, sehingga aktivitas belanja lumpuh.

Ketua Ikatan Pekerjaan Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara Muktaruddin menjelaskan, pada Rabu sore Sungai Keureuto di pinggir Kota Lhoksukon meluap. Akibatnya, pemilik toko berusaha menyelamat barang dagangan ke lokasi yang lebih aman.

Sekitar 300 unit tokoh tidak beraktivitas akibat banjir. Pedangang menutup tokonya, sementara air menggenangi sekitar 50 cm. Pedagang sayu dan pedagang ikan, menggelar dagangannya di pinggi jalan negara yang belum tergenang air.

1.676 KK Mengungsi

Selain di pusat kota, sejumlah gampong di Kecamatan Lhoksukon juga terendam. Menurut data relawan IPSM Aceh Utara, sejumlah 1.676 KK di Kecamatan Lhoksukon terpaksa mengungsi. "Jumlah jiwa yang mengungsi sebanyak 6.196 jiwa," jelas Muktaruddin.

Desa yang ikut terendam banjir di Lhoksukon, Gampong Meucat 50 KK, Buloh 100 KK, Mns Rayeu 58 KK, Mns Kumbang 205 KK, Rawa 30 KK, Mns Mang 220 KK, Teungo 55 KK, dan Gampong Mns Jok 230 KK.

Gampong Krueng LT 75 KK, Meurebo 137 KK, Meuria 73 KK, Alue Eumpok 137 KK, Babah Geudeubang 146 KK, Buket Mee 84 KK, Mns Tuha 86 KK.(b08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement