KWP Gelar Doa Bersama Untuk Wartawan Yang Hilang Saat Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

JAKARTA (Waspada.id): Dalam suasana duka Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas atas musibah hilangnya lima jurnalis dan tiga anak buah kapal ( ABK) saat meliput erupsi Gunung Krakatau dan hingga saat ini atau sampai Badan SAR Nasional (Basarnas) resmi menghentikan operasi pencarian darat maupun laut, para korban belum ditemukan.
Ketua KWP Ariawan menegaskan bahwa jajaran wartawan di Senayan, tetap optimistis seluruh korban, antara lain Bagus, Ari Basuki, Yudhistiro, Firdaus, serta Donald, dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
KWP pun mengapresiasi kerja keras tim penyelamat sekaligus menyampaikan belasungkawa dan dorongan ketabahan bagi keluarga korban di rumah.
"Hari ini teman-teman dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen beserta seluruh rekan wartawan melakukan doa bersama. Kami masih optimis dan terus berharap kelima rekan kita, termasuk tiga ABK, dapat ditemukan dalam keadaan selamat," kata Ariawan didampingi pengurus KWP lainnya dan kalangan jurnalis yang sehari-hari meliput kegitaan di Parlemen.
Walaupun pencarian sudah dihentikan, Ariawan mengimbau peran aktif warga dan nelayan di sepanjang pesisir Banten hingga Lampung untuk turut memantau perairan. Dia pun meminta masyarakat jika ada mendapatkan atau menemukan barang-barang yang berkaitan dengan keberadaan para korban supaya memberikan petunjuk atau melapor ke posko jurnalis terdekat apabila
Ariawan memastikan bahwa aksi solidaritas para jurnalis ini tidak akan berhenti pada gelaran doa bersama di Kompleks Parlemen semata.
KWP akan segera membangun komunikasi intensif dengan pelbagai organisasi pers nasional demi mendorong pembaruan informasi dan mengupayakan kelanjutan pencarian korban.
Lebih jauh, Ariawan mengungkapkan jika KWP juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban 5 jurnalis tersebut. Santunan ini sebagai bukti kekeluargaan jurnalis di Tanah Air sangat kuat.
"Santunan ini kita berikan sebagai bentuk bahwa kami para jurnalis itu satu keluarga," katanya. (id10)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda