Breaking News
Memuat breaking news...

Lahan Kuburan Di Gunung Setan Padangsidimpuan Terbakar

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 27 Juli 2024 - 10.30 AM WIB
Lahan Kuburan Di Gunung Setan Padangsidimpuan Terbakar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

P.SIDIMPUAN (Waspada): Sedikitnya 2 hektar lahan perkuburan di perbukitan yang dikenal sebagai Gunung Setan, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, mengalami kebakaran, Jumat (26/7/2024) siang.

Personel Polres Padangsidimpuan bersama petugas pemadam kebakaran dibantu oleh warga, berjibaku memadamkan api yang merembet cepat akibat banyaknya daun dan ranting kering di lokasi.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dudung Setyawan didampingi Kapolsek Batunadua AKP T. Saragih dan Kasi Humas AKP Kenborn Sinaga, membenarkan kejadian tersebut.

Dijelaskan, kebakaran lahan ini pertama sekali diketahui seorang warga bermarga Batubara, yang hendak pergi mandi untuk persiapan ibadah shalat Jumat. Dari belakang rumahnya ia mencium bau asap.

Selanjutnya ia coba memperjelas darimana bau asap itu. Ternyata lahan yang sebagian besar digunakan untuk perkuburan masyarakat itu telah terbakar.

Kemudian ia memberitahukannya kepada warga sekitar dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas dan Dinas Pemadam Kebakaran Pemko Padangsidimpuan.

Tidak berapa lama, enam unit mobil Damkar dan puluhan personel Polres Padangsidimpuan tiba di lokasi. Mereka berjibaku memadamkan api sampai pukul 12:30.

"Tidak ada korban jiwa. Lokasi yang terbakar ini lahan kosong. Sebagiannya dipakai tempat pemakaman," kata Kapolres Padangsidimpuan.

Atas kejadian ini, AKBP Dudung Setyawan mengimbau seluruh masyarakat agar berhati-hati dalam menyalakan api atau membakar sesuatu di musim kemarau. Utamanya di lokasi yang banyak benda mudah terbakar.

Kapolres Padangsidimpuan juga menyarankan kepada segenap masyarakat, jangan buang sumber api secara sembarangan, karena dapat memicu kebakaran. Misal, membuang puntung rokok di tempat yang mudah terbakar.

“Jangan tinggalkan benda apapun yang mudah terbakar, di hutan maupun lahan. Hindari pembukaan lahan dengan cara membakar,” imbau AKBP Dudung. (a05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement