Breaking News
Memuat breaking news...

Laksanakan Amanat SPPA, PK Bapas Dampingi Diversi Anak

Redaksi
Redaksi
Rabu, 17 Januari 2024 - 5.46 PM WIB
Laksanakan Amanat SPPA, PK Bapas Dampingi Diversi Anak
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Pembimbing Kemasyarakatan beserta Kepala Bapas Kelas II Banda Aceh, Efendi, S.H., melakukan pendampingan diversi anak atas kasus pencurianpencurian, Rabu (17/1). Waspada/ist

JANTHO (Waspada): Bertempat di Unit SPPA Polres Aceh Besar, 2 JFT Pembimbing Kemasyarakatan beserta Kepala Bapas Kelas II Banda Aceh, Efendi, S.H., melakukan pendampingan diversi anak atas kasus pencurianpencurian, Rabu (17/1).

Pendampingan dilakukan kepada dua anak dibawah umur yang berusia 17 dan 16 tahun. Selain pihak Bapas, diversi juga dihadiri oleh Pekerja Sosial, Kepala Desa
setempat, pihak korban, dan tentunya keluarga anak.

Diversi dibuka pihak penyidik dan dilanjutkan oleh JFT PK Bapas yang menjadi mediator. Proses diversi diisi oleh musyawarah untuk mendapatkan hasil terbaik untuk anak namun juga tidak merugikan pihak korban.

Setelah diskusi yang cukup alot akhirnya dicapai kesepakatan, anak mengganti kerugian sebelum akhirnya dikembalikan kepada orangtua. Nominal penggantian kerugian juga berhasil disepakati dan penyerahan ganti rugi langsung dilaksanakan pada hari tersebut.

Efendi selalu Kabapas Banda Aceh yang datang sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak Polres Aceh Besar mengatakan, agar para anak tidak mengulangi lagi tindak pidana apapun “Semoga ini menjadi yang terakhir, sayangi orangtua kalian, dan lanjutkan pendidikan kalian agar menjadi lebih baik lagi kedepannya, ” ucap Kabapas.(b08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement