Breaking News
Memuat breaking news...

Lanal Tanjungbalai Gagalkan Peredaran 21 Kg Sabu Asal Taiwan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Agustus 2024 - 9.46 PM WIB
Lanal Tanjungbalai Gagalkan Peredaran 21 Kg Sabu Asal Taiwan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BELAWAN (Waspada): Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA) menggagalkan penyelundupan 21 Kg sabu-sabu asal Negara Taiwan, yang hendak masuk Indonesia melalui Perairan Muara Tanjungbalai, Selasa (13/8).

Pangkoarmada I Laksda TNI Dr. Yoos Suryono H, M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla menyebutkan, selain menyita 20 bungkus Teh Cina Hijau dengan berat total 21.244 gram atau sekira 21 K senilai Rp25 milyar, pihaknya mengamankan tiga orang pelaku yang membawa sabu-sabu dalam kemasan Teh Cina Hijau tersebut.

"Barang haram tersebut berasal dari Taiwan yang transit di Malaysia, akan dibawa masuk ke Kota Tanjung Balai melalui Perairan Muara Bagan Asahan. Penangkapan tersebut merupakan informasi masyarakat, sehingga peredaran narkotika itu berhasil digagalkan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA)," tegas Pangkoarmada I Jumat (16/8) di Lanal Tanjungbalai.

Saat itu, Pangkoarmada I didampingi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP., beserta Danlanal TBA Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha, S.E., M.Tr.Opsla.

Usai pemaparan hasil tangkapan narkotika tersebut, Danlantamal I mengantar keberangkatan Pangkoarmada I beserta rombongan di Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, untuk kembali ke Mako Koarmada I, Tanjung Pinang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wadan Lantamal I, para PJU Danlantamal I serta Dansatrol Lantamal I. (m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement