Breaking News
Memuat breaking news...

Lanal TBA Gerebek Gudang Penampungan PMI Ilegal

Redaksi
Redaksi
Selasa, 1 Maret 2022 - 7.37 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TANJUNGBALAI (Waspada) : Aparat dari Pangkalan TNI-AL Tanjungbalai Asahan dan Polres Tanjungbalai menggerebek gudang diduga penampungan Pekerja Migran Indonesia ilegal di Esdengki Kel Matahalasan Kec Tanjungbalai Utara Kota Tanjungbalai, Senin (28/2).

Dari lokasi ini, petugas menemukan 75 orang diduga akan diselundupkan ke Malaysia melalui jalur laut. Dari puluhan manusia itu, 47 diantaranya laki-laki dan 28 perempuan berasal dari beberapa daerah di Sumatera maupun Jawa.

Danlanal TBA Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang yang memimpin langsung penggerebekan mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa ada penampungan PMI ilegal yang dibekingi anggota TNI AL. Danlanal TBA kemudian langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan didampingi Dandenpomal Kapten Laut (PM) Zailani, Pauridik Letda Laut (PM) Fery Sirait, dan Anggota Denpom Lanal TBA.

Penggerebekan membuahkan hasil, sebanyak 75 PMI ditemukan sedang bersiap mau berangkat ke Malaysia. Danlanal selanjutnya menghubungi Kapolres Tanjungbalai, AKBP Triyadi SH SIK guna penyelidikan PMI ilegal tersebut.

Para PMI kemudian diboyong ke Mapolres Tanjungbalai, dan dari hasil pemeriksaan oleh Tim dari Polres, tidak ditemukan personel TNI AL dalam terlibat dalam pemberangkatan PMI ilegal.

"Sesuai perintah Bapak Kasal Laksamana Yudo Margono bahwa tidak ada personel TNI AL terlibat dalam kegiatan penampungan, pengiriman, maupun tindak pidana ilegal lainnya, apabila ada yang terlibat dan dalam pemeriksaan terbukti, dinas akan menindak sesuai hukum," ujar Danlanal. (A21/A22)

Keterangan foto:
Waspada/Ist

75 PMI Ilegal gagal berangkat ke Malaysia melalui jalur laut sesaat setelah digerebek personel Lanal TBA dan Polres Tanjungbalai.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement