Breaking News
Memuat breaking news...

Lantai Jembatan Krueng Beukah Abdya Rusak Ancam Pengendara

Redaksi
Redaksi
Senin, 5 Februari 2024 - 8.55 PM WIB
Lantai Jembatan Krueng Beukah Abdya Rusak Ancam Pengendara
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada): Lantai jembatan yang melintang di atas sungai Krueng Beukah, dengan panjang kisaran kurang lebih 50 meter, yang menghubungkan kawasan Cot Manee dengan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), kian terkelupas dan sulit dilalui pengendara.

Saat ini aspal yang membaluri lantai jembatan lintas nasional Blangpidie-Meulaboh tersebut, sebagian besar sudah terkelupas. Bahkan, di beberapa titik, aspal tidak ada lagi, nyaris menyisakan besi bahan dasar jembatan. “Sudah sering pengendara roda dua jatuh di lokasi lantai jembatan yang terkelupas ini. Sebab, saat melintas di lokasi ini, dipastikan kenderaan roda dua akan menyentak. Jika kurang hati-hati, pasti jatuh,” urai Rian Alfian, salah seorang warga setempat. Senin (5/2).

Dikatakan, rata-rata pengendara tidak mengetahui posisi aspal yang mengelupas. Sehingga, saat melintasi lantai jembatan terkelupas, langsung kaget dan terjerembab. Meskipun tidak dalam, namun aspal yang mengelupas cukup membahayakan para pengendara. “Jembatan ini salah satu akses alternatif tersibuk menuju pusat kota Blangpidie dari arah Cot Manee, maupun sebaliknya. Ini juga merupakan jembatan lintas jalan nasional,” tambahnya.

Menurut Charman Luloh, warga lainnya, lantai jembatan itu telah rusak selama bertahun-tahun. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki. Padahal, selama dua tahun terakhir (2022 dan 2023), jalan lintas nasional kawasan Cot Manee tersebut, dilakukan peningkatan, dengan pelebaran jalan dan aspal hotmix. “Sayangnya, lantai jembatan Krueng Beukah tidak tersentuh,” sesalnya.

Di samping mengganggu kelancaran lalulintas, kerusakan aspal lantai jembatan juga dikwatirkan berakibat pada kekuatan dan kekokohan jembatan andalan tersebut. Jika kerusakan lantai jembatan dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan jembatan yang telah termakan usia ini akan terus rusak dan ambruk.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Alfian Liswandar ST, dimintai tanggapannya terpisah mengatakan, jembatan Krueng Beukah tersebut merupakan kewenangan Provinsi. Meski demikian, pihaknya mengaku sudah melakukan kordinasi, dengan menyampaikan kondisi terkini jembatan untuk dapat diperbaiki, mengingat mobilitas di kawasan itu lumayan sibuk.(b21)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement