Breaking News
Memuat breaking news...

Lapak Narkoba Pancurbatu Digerebek, Empat Pengedar Diringkus, Dua Residivis

Redaksi
Redaksi
Minggu, 10 Desember 2023 - 2.18 PM WIB
Lapak Narkoba Pancurbatu Digerebek, Empat Pengedar Diringkus, Dua Residivis
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Lokasi penyalahgunaan Narkoba yang berada di Jl. Pulau Sari Dusun II Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancurbatu, digerebek oleh personel Sat Res Narkoba Polrestabes Medan, Sabtu (9/12). Hasilnya, empat pengedar dan pecandu Narkoba diringkus, Dua diantaranya residivis.

Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan AKBP John Rakutta Sitepu mengatakan dalam rangkaian Ops Antik Toba 2023 yang saat ini berlangsung Polrestabes Medan, pihaknya intens menekan angka peredaran narkotika khususnya di wilayah hukum Polrestabes Medan.

"Kemarin, personel Sat Res Narkoba Polrestabes Medan bersama Polsek Pancurbatu menggerebek lapak Narkoba di kawasan Desa Durin Jangak dan meringkus empat orang pengedar dan pemakai narkotika. Dua diantaranya merupakan residivis," ujar AKBP Rakutta Sitepu.

Sitepu menjelaskan, keempat tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Sat Res Narkoba Polrestabes Medan untuk proses penyidikan.

"Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan dan kini dalam penyidikan," tutur Sitepu.

Keempat tersangka diketahui berinisial DK ,24, warga Jl. Penungkiran Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancurbatu, AB ,47, warga Desa Durin Jangak, Pancurbatu (residivis), APN ,31, warga Jl. Bakti Desa Baru, Pancurbatu (residivis) dan Angga AG, 31, warga Desa Baru, Pancurbatu.

Barang bukti yang diamankan 5 plastik klip kecil berisi 0,63 gram sabu, 1 plastik klip kecil berisi 4,75 gram sabu, 2 timbangan elektrik dan uang hasil penjualan Rp113 ribu. (m27)

u.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement