Breaking News
Memuat breaking news...

Lapas Labuhanruku Dan BNNK Batubara Bersinergi Perangi Narkoba

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 Oktober 2025 - 11.21 AM WIB
Lapas Labuhanruku Dan BNNK Batubara Bersinergi Perangi Narkoba
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (Waspada.id):  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhanruku memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batubara melalui kunjungan silaturahmi yang dilakukan pada Selasa (7/10). Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dalam pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat dan Lapas.

Kepala Lapas Labuhanruku, Soetopo Berutu, yang didampingi Kasubag Tata Usaha Suriawan, disambut langsung oleh Kepala BNNK Batubara, AKBP Arnis Syafni Yanti. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas program kerja sama yang berfokus pada edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba bagi warga binaan dan masyarakat sekitar.

"Sinergi antara Lapas dan BNNK sangat diperlukan, terutama dalam mendukung program pembinaan bagi warga binaan, sehingga memiliki kesadaran akan bahaya narkoba dan tidak kembali terjerumus setelah bebas nantinya," ujar Soetopo Berutu.

AKBP Arnis Syafni Yanti mengapresiasi langkah proaktif Lapas Labuhan Ruku dalam menggandeng BNNK. Ia juga menilai kolaborasi ini sangat penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Batubara.

"Kolaborasi ini sangat penting untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Batubara," kata Arnis Syafni Yanti.

Dengan terjalinnya hubungan baik ini, diharapkan upaya pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat berjalan lebih efektif, serta terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.(id39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement