Breaking News
Memuat breaking news...

Lapas Labuhanruku Razia Kamar Hunian Dan Kontrol Beranggang

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 Oktober 2025 - 10.44 PM WIB
Lapas Labuhanruku Razia Kamar Hunian Dan Kontrol Beranggang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (Waspada.id): Lapas Kelas IIA Labuhanruku melancarkan razia blok hunian serta kontrol ke area beranggang sebagai langkah antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, kemarin.

Razia ini dipimpin Kalapas Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, didampingi Kasi Kamtib Samuel Siregar, Pembina Keamanan Pemasyarakatan Wilman Marbun, Kasubsi Pelaporan dan Tata Tertib Afri Indra Gunawan, Komandan Jaga MS Damanik, staf KPLP dan Kamtib, serta petugas jaga yang sedang bertugas.

Razia menyasar kamar hunian nomor 9 dan 4 pada blok Safir. Proses diawali dengan mengeluarkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) satu per satu dari kamar untuk dilakukan penggeledahan badan. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap isi kamar secara teliti.

Dari hasil penggeledahan tidak ditemukan narkoba maupun telepon genggam. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang berupa benda logam dan kaca yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Usai razia, jajaran Lapas melanjutkan kegiatan dengan melakukan kontrol dan pemeriksaan di sekitar area beranggang. Langkah ini bertujuan memastikan kondisi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kalapas Soetopo Berutu, menegaskan pengawasan tidak hanya dilakukan pada kamar hunian. "Tidak hanya kamar hunian yang kita pastikan aman, bagian beranggang juga harus kita periksa secara berkala untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Razia dan kontrol ini merupakan wujud komitmen kami menjaga situasi Lapas tetap kondusif," ujarnya.(id39)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement