Breaking News
Memuat breaking news...

Lapas Siborongborong Launcing Inovasi 'Surat Napi Kita'

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 November 2023 - 9.21 PM WIB
Lapas Siborongborong Launcing Inovasi 'Surat Napi Kita'
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TAPUT (Waspada): Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong launching 'Surat Napi Kita' , Kamis (30/11).

'Surat Napi Kita' adalah hasil inovasi dari Kepala Kesatuan Pengamananan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) Yusrifa Arif untuk meningkatkan komunikasi positif dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

"Inovasi 'Surat Napi Kita' kita ciptakan sebagai metode komunikasi surat-menyurat atau korespondensi untuk menjalin komunikasi dan interaksi positif antara petugas dan warga binaan," kata Yusrifa Arif, Kamis (30/11).

Yusrifa Arif mengatakan inovasi yang ia ciptakan itu muncul karena dilatarbelakangi oleh keterbatasan petugas dan sarana prasarana (Sarpras) dalam memelihara keamanan di Lapas Siborongborong yang dikhawatirkan dapat menimbulkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban. "Sehingga dibutuhkan suatu metode komunikasi yang lebih efektif,"ujarnya.

Ia menjelaskan, 'Surat Napi Kita' adalah inovasi dalam membangun komunikasi yang positif antara petugas dan warga binaan sekaligus sebagai deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

Adapun metode yang digunakan dalam program inovasi ini adalah surat-menyurat antara narapidana dan petugas. Ia mengatakan, selama ini jalur komunikasi yang sudah terbangun, adalah komunikasi tatap muka langsung, baik melalui sosialisasi kepada seluruh warga binaan, maupun komunikasi secara personal.

"Namun dalam praktiknya, komunikasi tatap muka langsung belum memberikan hasil yang optimal untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga binaan," terangnya.

Kata Yusrifa, ada beberapa permasalahan yang timbul dengan pendekatan komunikasi tatap muka langsung, seperti keterbatasan dalam menyampaikan perasaan, keterbatasan tempat, waktu dan akses serta tidak terdokumentasi dengan baik.

"Maka dari itu, 'Surat Napi Kita' diharapkan dapat memberi solusi dari permasalahan komunikasi tersebut," tandas Yusrifa Arif yang sedang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI di Pusat Pelatihan Pengembangan Dan Pemetaan Kompetensi Aparatur Sipil Negara pada Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Tahun 2023 yang diadakan di Jatinangor, Jawa Barat tersebut.

Kepala Lapas Siborongborong, Krisman Ziliwu SH, mengapresiasi launching inovasi yang digagas Yusrifa Arif tersebut dalam rangka perbaikan komunikasi sebagai pencegahan keamanan dan ketertiban.

"Saya mengapresiasi inovasi ini dan berharap dengan hadirnya inovasi tersebut bisa meningkatkan komunikasi antara warga binaan dengan petugas, sehingga terjalin kedekatan emosional. Inovasi ini dapat berkontribusi sebagai alat deteksi dini pencegahan gangguan keamanan," ucap Krisman Ziliwu.(chp)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement