Breaking News
Memuat breaking news...

Lebaran Harus Menjadi Momentum Rekonsiliasi Nasional

Redaksi
Redaksi
Senin, 2 Mei 2022 - 10.23 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada):
Wakil Ketua DPD Sultan B Najamudin mengtakan kita patut bersyukur, kesempatan puasa Ramadhan dan Lebaran kali ini umat Islam sudah bisa melaksanakannya secara normal.

Pandemi Covid-19 yang sedang berada pada jalur menuju pemulihan harus kita maksimalkan sebagai titik balik pertumbuhan dan penguatan ekonomi serta rekonsiliasi sosial bangsa, kata Sultan B Najamudin Senin (2/05) usai melaksanakan Sholat Idul Fitri di Masjid Istiqlal Jakarta bersama Wakil Presiden

Rekonsiliasi dan recovery, lanjut Sultan, merupakan dua kata kunci yang harus menjadi tumpuan perubahan dan kemajuan bangsa. Puasa Ramadhan mengajarkan kita untuk sejenak memulihkan sistem metabolisme badani dan emosional atau rohaniyah kita dalam memperbaharui suasana sistem kehidupan sosial bangsa.

"Oleh karena itu, seperti isi khotbah khotib sholat idul Fitri tadi, kami mengajak semua elemen bangsa untuk memaknai momentum idul fitri 1443 Hijriah ini dengan sebuah komitmen persatuan dan semangat gotong-royong dalam memulihkan kembali peradaban bangsa. Dengan harapan agar agenda-agenda pembangunan ekonomi nasional selalu diarahkan untuk mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi", ujarnya dalam keterangannya yang diterima kalangan wartawan.

Senator dari daerah pemilihan Bengkulu ini mendorong agar semua elit politik bangsa untuk tidak perlu lagi menghembuskan wacana dan isu-isu politik yang tidak perlu.

Demokrasi konstitusional ini harus kita jaga dengan narasi politik yang konstruktif dan solutif, atau kita hanya akan mendapatkan kegaduhan demi kegaduhan di ruang publik tanpa kemajuan dan kesejahteraan yang berarti dari demokrasi yang kita banggakan ini, tukasnya. (Rel/J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement