Breaking News
Memuat breaking news...

Letkol (Purn) Letkol Ismail Yahya Mendaftar Sebagai Bacalon Wakil Wali Kota Sabang

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 25 Mei 2024 - 8.42 AM WIB
Letkol (Purn) Letkol Ismail Yahya Mendaftar Sebagai Bacalon Wakil Wali Kota Sabang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SABANG (Waspada): Letkol (Purn) Ismail Yahya, MM mendaftar ke PKS Sabang sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Sabang dalam konstelasi Pilkada 2024 mendatang.

Ketua PKS Sabang, Albina A. Rahman, ST, MT mengatakan kepada Waspada Jumat (24/05/24) malam, pihaknya telah menerima formulir pendaftaran Letkol (Purn) Ismail Yahya, MM sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Sabang jumat didampingi tim suksesnya.

Dia bersama ketua Tim Penjaringan dan unsur pengurus serta kaderisasi PKS Kota Sabang menerima langsung pendaftaran bakal calon Wakil Wali Kota Sabang. Albina merasa tekejut dengan kedatangan seorang tokoh yang pernah bertugas di Sabang dimana sekarang kini menetap tinggal di Bekasi Jawa Barat yakni Letkol (Purn) Ismail Yahya, MM pada tahun 2003 -2004 pernah bertugas di Lanudmus Sabang, sedangkan istrinya sebagai dokter spesialis pada waktu itu pernah bertugas di Rumah Sakit Umum Sabang tahun 2003-2004.

Kata Albina, Letkol Ismail Yahya mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Sabang karena ingin bersama-sama dengan PKS membangun Kota Sabang, dengan berbekal pengalaman di militer dan juga pernah menempati jabatan negara lainnya termasuk di legislatif (DPRD).

Ketua PKS Albina A. Rahman mengaku takjub dengan kehadiran kandidat bakal calon Wakil Wali Kota Sabang Ismail Yahya yang selama ini bergelut di dunia usaha.

"Selanjutnya berkas pendaftaran akan kami proses dan dilanjutkan ke pengurus PKS Provinsi Aceh," kata Albina. (b18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement