Breaking News
Memuat breaking news...

Liga Champions: Lawan PSG Kesempatan Bangkit Liverpool

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 April 2026 - 4.12 PM WIB
Liga Champions: Lawan PSG Kesempatan Bangkit Liverpool
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LIVERPOOL (Waspada.id): Pelatih Liverpool Arne Slot menganggap laga melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada perempat final Liga Champions sebagai "kesempatan kedua" untuk Liverpool yang kini dalam performa inkonsisten.

Liverpool akan menjalani laga tersebut setelah kekalahan 0-4 dari Manchester City di perempat final Piala FA, sementara situasi berbeda dialami PSG karena di laga terakhir meraih kemenangan 3-1 atas Toulouse di Liga Prancis.

"Saya melihat ini sebagai tantangan sekaligus kesempatan kedua," kata Slot pada jumpa pers prapertandingan leg petama yang akan digelar di Parc des Princes, Kamis (9/4) pukul 02.00 WIB, dikutip dari laman resmi Liverpool, Rabu.

"Dalam hidup, mendapatkan kesempatan kedua itu hal yang baik. City dan PSG mirip dari segi kualitas dan gaya bermain. Ini kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa kami bukan tim yang tampil buruk selama 20 menit di Etihad, melainkan tim yang tampil solid di 35 menit awal," tambah dia.

Pertemuan ini menjadi pertemuan kedua untuk Liverpool dan PSG setelah kedua tim bertemu di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Ketika itu, PSG kalah di leg pertama dengan skor 0-1, namun kemudian bangkit di leg kedua di Anfield, dengan kemenangan di babak adu penalti.

Saat mengomentari apa yang menjadi perbedaan di pertemuan tahun ini dan tahun lalu, Slot mengatakan itu terletak pada perbedaan skuad kedua tim, di mana timnya banyak perubahan, sementara PSG cenderung mempertahankan skuadnya.

"Perbedaan besar adalah PSG mempertahankan skuadnya, sementara tim kami cukup berubah dibanding musim lalu," kata Slot, pelatih asal Belanda tersebut.

Lebih lanjut, Slot percaya bahwa timnya akan bangkit setelah menjalani laga dengan hasil-hasil mengecewakan musim ini. "Memang benar performa kami tidak konsisten musim ini. Jawabannya ada dalam sejarah klub ini. Liverpool selalu mampu bangkit di saat sulit. Kami sudah beberapa kali bangkit, tetapi juga kembali terjatuh. Sekarang kami harus menunjukkan mentalitas itu lagi—terus bangkit setelah kekecewaan," kata mantan pelatih Feyenoord tersebut.

"Contoh terbaru adalah melawan Galatasaray—kami tampil buruk di tandang, tetapi sangat baik di kandang. Jawabannya sudah ada, tetapi melakukannya tidak mudah," tambah dia. (id08/rtr)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement