Breaking News
Memuat breaking news...

Liga Champions: Misi Liverpool Hindari Play-Off

Redaksi
Redaksi
Rabu, 21 Januari 2026 - 9.49 PM WIB
Liga Champions: Misi Liverpool Hindari Play-Off
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size


LIVERPOOL (Waspada.id): Liverpool mengincar kemenangan saat melawat ke Stade Velodrome, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB, untuk bertemu Marseille.

The Reds enggan diganggu laga Playoff Liga Champions 2025/2026, sehingga kemenangan pada matchday ketujuh fase liga pekan ini di kandang Marseille menjadi harga mati.

Liverpool saat ini masih genting posisinya terkait tiket langsung ke Babak 16 Besar. Mereka ada di posisi kesembilan klasemen dengan 12 poin dari enam laga, kalah jumlah gol dari Atletico Madrid di urutan kedelapan.

Dengan fase liga menyisakan dua partai lagi, persaingan menuju delapan spot teratas semakin sengit. Ada empat tim yang punya 12 poin, dengan selisih tiga angka dari Bayern Munich di posisi kedua.

Hanya Arsenal yang boleh dibilang paling aman posisinya di puncak dengan 18 angka. Apalagi Liverpool cuma unggul enam angka dari Benfica di posisi ke-25 alias di luas zona Playoff.

Oleh karenanya, tiga poin di kandang Marseille jadi kewajiban untuk Liverpool agar tidak menambah jumlah pertandingan di bulan Februari, karena harus melalui Playoff untuk bisa ke 16 Besar.

"Laga itu (kontra Marseille) sangat penting. Kami harus melihat laga itu sebagai kesempatan besar untuk memperlebar kans finis delapan besar," kata gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai seperti dilansir ESPN, Rabu (21/1).

"Jika Anda melihat musim secara keseluruhan, kami punya banyak pertandingan sehingga sangat penting finis delapan besar agar tidak mendapat tambahan dua l aga. Kami harus siap karena akan bertemu lawan kuat." (id08/rtr)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement