Breaking News
Memuat breaking news...

LIPPSU Akan Jelajahi Dan Tinjau Kawasan Miskin Tertinggal Desa Pantai

Redaksi
Redaksi
Jumat, 21 Juli 2023 - 5.43 PM WIB
LIPPSU Akan Jelajahi Dan Tinjau Kawasan Miskin Tertinggal Desa Pantai
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Medan (Waspada): Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU), dalam waktu dekat ini melakukan ekspedisi yang bertajuk 'Jelajahi dan Kunjungi Kawasan Miskin dan Tertinggal Desa Pantai Sumatera Utara'.

Direktur Eksekutif LIPPSU Azhari AM Sinik (foto) kepada awak media, Jumat (21/7/2023), menuturkan, Tim Ekspedisi yang berjumlah 6 personil ini nantinya akan menjelajahi dan meninjau kawasan miskin pada desa pantai di Sumatera Utara.

"Ekspediai ini akan dilaksanakan dalam 5 tahap di lima kabupaten kota pada kawasan pesisir pantai timur Sumatera Utara," ucap Azhari Sinik.

Lebih lanjut diuraikannya, untuk Tahap I Program Jelajah dan Tinjau ini akan dilaksanakan mulai dari kawasan pantai di Kabupaten Langkat. Daerah sasaran menjadi target peninjauan di mulai dari Belawan menuju daerah desa pantai Kuala Besar, Jaring Halus, Tapak Kuda Baru, Pangkalan Biduk, Bubun, Kuala Langkat, Kuala Serapuh Kampung, Kuala Serapuh Cina, Kuala Gebang, Paluh Sifat, Perlis, Brandan, Pulau Sembilan, Pulau Kampai, dan terakhir Sarang Jaya.

"Dalam ekspedisi kali ini kita juga akan mengunjungi sekaligus berziarah ke makam Tuan Guru Syekh Abdul Hakim Al Kholidi Naqsabandi Datuk Panglima Hitam di Pulau Slingkar, Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat," ungkap Azhari Sinik.

Dipaparkannya, dalam Program Jelajah dan Tinjau 2023 ini pihaknya akan mengevaluasi dan mengidentifikasi masyarakat desa pantai terhadap beberapa aspek kehidupan.

"Di antaranya, memperhatikan tentang kondisi pendidikan dan prasarananya, kesehatan, permukiman penduduk, sanitasi dan air bersih, perekonomian, koperasi, perikanan, infrastruktur desa termasuk penerangan listrik, serta pertanian, perkebunan dan hutan mangrove," urainya.

Menurut Azhari Sinik, hasil tinjauan yang nantinya dijadikan Pulbaket (Pengumpulan Bahan Keterangan) data tersebut akan disampaikan ke Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

"Nantinya data-data yang telah kumpulkan dapat dijadikan sebagai bahan rujukan (sampel) untuk percepatan pembangunan Kawasan Desa Pantai Sumatera Utara kedepannya," Azhari, mengakhiri.(cpb)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement