Breaking News
Memuat breaking news...

Lomba Monolog Perdana Diesporseni UT Berikan Uang Tunai dan Beasiswa

Redaksi
Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 3.35 PM WIB
Lomba Monolog Perdana Diesporseni UT Berikan Uang Tunai dan Beasiswa
Universitas Terbuka (UT) untuk pertama kalinya menghadirkan Lomba Monolog Mahasiswa dan Pelajar dalam rangkaian Diesporseni Nasional UT 2026.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TANGERANG SELATAN (Waspada.id): Universitas Terbuka (UT) untuk pertama kalinya menghadirkan Lomba Monolog Mahasiswa dan Pelajar dalam rangkaian Diesporseni Nasional UT 2026. Selain uang tunai, tiga mahasiswa peraih juara teratas juga mendapatkan beasiswa hingga tiga semester.

Babak final lomba bertema “Satu Suara, Seribu Ekspresi” digelar di UT Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Senin (17/8/2026). Lomba ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan pelajar untuk menampilkan kemampuan seni peran, olah vokal, ekspresi, penjiwaan karakter, serta penguasaan panggung.

Antusiasme peserta terlihat dari 32 mahasiswa dari berbagai UT daerah dan 10 pelajar kategori SMA/SMK yang mendaftarkan diri. Setelah melalui proses seleksi, masing-masing kategori meloloskan empat finalis.

Pada kategori mahasiswa, Chindy Citra Ayu dari UT Bandung keluar sebagai Juara I. Ia memperoleh hadiah uang tunai Rp3 juta dan beasiswa selama tiga semester.

Juara II diraih Fika Nur Sabrina, juga dari UT Bandung, dengan hadiah Rp2,5 juta dan beasiswa selama dua semester. Muhammad Dyang Bayu Sabekti dari UT Surabaya meraih Juara III dengan hadiah Rp2 juta dan beasiswa selama satu semester. Sementara Nur Chosim Yasin Yusuf dari UT Malang menjadi Juara IV dengan hadiah Rp1 juta.

Pada kategori pelajar, Juara I diraih Gwyneth Lorraine Tan dari SMAK Santo Paulus Jember dengan hadiah Rp3 juta. Rahel Zivora dari Sekolah Eksplorasi meraih Juara II dengan hadiah Rp2,5 juta.

Juara III diraih Natally Jazomse Dapasa Kaya dari SMA PGRI 1 Majalengka dengan hadiah Rp2 juta, sedangkan Silvy Pujayani dari SMK 1 Pagentan Banjarnegara meraih Juara IV dengan hadiah Rp1 juta. Silvy mengikuti babak final secara daring melalui Zoom.

Para finalis dinilai oleh tiga juri, yakni Jose Rizal Manua, budayawan, sastrawan, aktor, dan pelatih akting senior; Eka Ardhinie, S.S., M.Sas., public speaker specialist dan dosen Sastra Inggris Universitas Gunadarma; serta Pudji Setyo Djumadi, A.Md., praktisi seni dan perfilman. Selain menjadi juri, Jose Rizal Manua turut tampil membacakan puisi dalam rangkaian final lomba.

Penyelenggaraan Lomba Monolog untuk pertama kalinya menjadi bagian dari upaya UT memperluas ruang pengembangan bakat dan kreativitas mahasiswa serta generasi muda. Melalui seni monolog, peserta dituntut mampu memadukan kemampuan akting, vokal, bahasa tubuh, pengelolaan emosi, dan penyampaian pesan.

Kehadiran cabang seni baru tersebut sekaligus memperkuat Diesporseni Nasional UT sebagai ajang yang tidak hanya mengedepankan prestasi olahraga, tetapi juga seni dan kreativitas. UT berharap Lomba Monolog dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari penyelenggaraan Diesporseni pada tahun-tahun mendatang.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement