Breaking News
Memuat breaking news...

Longsor Di Perumahan Limapuluh Batubara, Semakin Parah

Redaksi
Redaksi
Jumat, 3 Oktober 2025 - 2.48 PM WIB
Longsor Di Perumahan Limapuluh Batubara, Semakin Parah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATUBARA (Waspada.id): Lambannya penanganan longsor akibat drainase pecah di lingkungan, satu rumah warga amblas ke dalam jurang.

Pantauan Waspada.id di lokasi longsor di Lingkungan VII Kelurahan Limapuluh Kota, Jumat (3/10) sebagian rumah milik warga yang sudah ditinggalkan itu sudah masuk ke dalam jurang longsor, sedalam sekitar 15 meter.

Kondisi ini menurut Sujono, 60, warga setempat semakin parah dalam dua bulan terakhir. "Sebagian besar air dari Kelurahan Limapuluh ini dialirkan kemari, karena di bawah ada aliran sungai, jadi drainase yang pecah itu mengikis tanah sehingga semakin hari longsor semakin parah," ujar Sujono.

Selain itu jalan satu-satunya ke rumah Sujono juga sudah tidak bisa dilewati dikarenakan termakan longsor, ia berusaha mempertahankannya dengan menanam cerocok bambu, meskipun upaya ini terlihat tidak banyak membantu.

Lokasi longsor yang berjarak hanya sekitar 500 meter dari Kantor DPRD Batubara dan sekitar 1 kilometer dari Kantor Bupati ini seperti tidak mendapat perhatian.

Harapan warga, pemerintah segera melakukan penanganan agar tanah longsor tidak merembet ke pemukiman lainnya, sebab di bagian bawah terlihat air sudah menggerus tanah lainnya.(id.43)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement