Breaking News
Memuat breaking news...

LPPM Unimed Pendampingan Pemanfaatan IPTEKS Tingkatkan Kompetensi Berwirausaha UKM

Redaksi
Redaksi
Selasa, 27 Agustus 2024 - 11.32 AM WIB
LPPM Unimed Pendampingan Pemanfaatan IPTEKS Tingkatkan Kompetensi Berwirausaha UKM
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PERCUT SEI TUAN (Waspada): Dalam rangka meningkatkan kompetensi berwirausaha di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tema "Pendampingan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS) untuk Meningkatkan Kompetensi Berwirausaha" di Idola Fashion, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, baru-baru ini.

Program ini diprakarsai oleh tim pengusul Reni Rahmadani, S.Kom., M.Kom., sebagai Ketua, Ir. Muhammad Dominique Mendoza, S.E., S.Kom., M.M., Ir. Olnes Yosefa Hutajulu, S.Pd., M.Eng., Tansa Trisna Astono Putri, S.Kom., M.T.I., dan Bakti Dwi Waluyo, S.Pd., M.T., sebagai anggota. Kegiatan yang didanai oleh LPPM Unimed dihadiri oleh para pelaku usaha setempat.

Acara ini dibuka dengan sesi pengenalan ilmu kewirausahaan yang dipandu oleh tim pengusul. Para peserta yang terdiri dari pemilik dan karyawan Idola Fashion diberikan pemahaman tentang dasar-dasar kewirausahaan dan pentingnya adaptasi terhadap teknologi dalam usaha mereka.

“Dengan menggunakan media interaktif dan contoh-contoh usaha berbasis teknologi informasi, sesi ini berhasil membangkitkan antusiasme dan minat para peserta untuk lebih mendalami dunia wirausaha,” ujar Reni.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung yang melibatkan para peserta dalam pembuatan konten digital untuk pemasaran produk mereka. Dalam sesi ini, para pelaku usaha diperkenalkan pada berbagai teknik pembuatan konten yang menarik, mulai dari sketsa awal hingga publikasi di platform e-commerce.

Pengalaman ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana teknologi dan seni dapat dikombinasikan untuk meningkatkan daya tarik produk dan, pada akhirnya, nilai jual.

Di akhir kegiatan, para pelaku usaha diberi kesempatan untuk mengevaluasi seluruh proses yang telah mereka jalani. Mereka berdiskusi dengan tim pengusul mengenai perkembangan pengetahuan mereka tentang kewirausahaan, tantangan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang dapat diambil ke depan untuk terus mengembangkan usaha mereka.

“Hasil dari evaluasi ini menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya inovasi dan teknologi dalam berwirausaha,” ujarnya.

Pelaksanaan program ini menjadi contoh nyata bagaimana ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dapat diterapkan secara sinergis untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing pelaku usaha lokal. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk universitas dan komunitas lokal, diharapkan program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas di masa mendatang.

“Secara keseluruhan, program telah berhasil memberikan inspirasi dan keterampilan baru kepada para pelaku usaha di Idola Fashion. Dengan pemanfaatan teknologi informasi dan pendekatan yang inovatif, diharapkan para pelaku usaha ini mampu mengembangkan usahanya dengan lebih kreatif dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tutupnya. (rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement