Breaking News
Memuat breaking news...

LPTQ Sumut Dakwah Alquran Di Masjid Nurul Muslimin

Redaksi
Redaksi
Minggu, 17 Desember 2023 - 4.04 PM WIB
LPTQ Sumut Dakwah Alquran Di Masjid Nurul Muslimin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara mengadakan Dakwah Alquran se Sumatera Utara, Sabtu (16/12) di Masjid Nurul Muslimin Jl. Tuasan Medan.

Ketua LPTQ Sumut Dr.Asren Nasution MA, mengatakan LPTQ Sumatera Utara sangat ingin agar Alquran tersampaikan ke tengah-tengah masyarakat, yang tausiah Alquran menjelaskan hukum-hukum tajwid dan memperbaiki bacaan (tahsin) dan praktek langsung.

Sementara, Dr. H. M. Tohir Ritonga, Lc. MA, dalam tausiahnya menjelaskan bahwa Alquran adalah pedoman hidup setiap muslim dan muslimah, oleh karena itu umat Islam harus dekat dengan Alquran dengan cara selalu membacanya, mempelajari tajdwidnya dan berusaha membaguskan bacaannya. Orang yang terbaik diantara umat yang terbaik adalah mereka yang perhatian terhadap Al-Qur’an.

Sedangkan narasumber,Al-Qari Drs. H. Syaifuddin Hazmi Lubis, menjelaskan bahwa belajar ilmu tajwid hukumnya fardhu kifayah namun membaca Alquran dengan baik dan benar adalah wajib. Oleh karena itu umat Islam wajib belajar tahwid sehingga tidak salah dalam membaca Alquran terutama bacaan dalam shalat.

Narasumber selanjutnya, Dr. Hj. Halimatussa’diyah Lubis, MA, menjelasakan bahwa dalam belajar Alquran tidak boleh bosan dan malu, karena tidak mungkin kita pandai kalau tidak belajar. Orang yang tidak peduli dengan bacaan Alquran berarti dia tidak mau memperbaiki kualitas ibadahnya, padahal kualitas bacaan sangat mempengaruhi sah atau tidaknya ibadah shalat seseorang.

'Salah dalam melafalkan huruf-huruf bisa merubah arti dan itu dapat menyebabkan shalat tidak sah, karena bacaan surah Al-Fatihah bersalahan," pungkasnya.

Saat kegiatan berlangsung, jamaah yang hadir sebanyak 100 orang terdiri dari jamaah masjid, perwiritan ibu-Ibu, mahasiswa UIN SU yang kos daerah itu dan santri-santri Pondok Pesantren Tahfizh Az-Zaitunah Jalan Tuasan Medan dibawah asuhan Hajjah Mangasih Yusliani dan Al-Hafizh M. Nasir Ritonga, Lc. Diplom.(m22)

Waspada/ist
Panitia kegiatan dan peserta serta narasumber poto bersama.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement