Breaking News
Memuat breaking news...

Lurah Sari Rejo Bantu Dan Fasilitasi<br>Satu Keluarga Penderita Penyakit Kulit

Redaksi
Redaksi
Senin, 10 Oktober 2022 - 5.25 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Lurah Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Nurainun bersama perangkat kelurahan telah membantu dan memfasilitasi warganya yang kurang mampu untuk berobat.

Warga dimaksud adalah Lisa Anggreni dan lima anaknya masing-masing Nadiya Zairah Putri, Zaskia Wulandari, Satria Kesuma, Muhammad Rafi dan Haris Pratama.

Kelimanya merupakan anak yatim yang terkena penyakit kulit sejak 12 bulan silam bedomisili di Jalan Teratai, Gang Ikhlas, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.

"Kita, pihak Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia sudah memfasilitasi warga yang disebut-sebut terkena penyakit kulit itu untuk berobat ke Puskesmas pada tanggal 21 September 2022 lalu," ujar Lurah Nurainun kepada wartawan, Senin (10/10).

Selain itu, pihak kelurahan bersama Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru juga telah memberikan bantuan kepada keluarga Lisa.

"Saat itu, Rabu, 21 September bulan lalu, kita memberikan bantuan, hadir juga saat itu anggota DPRD Kota Medan. Jadi tidak benar, kami tidak memperhatikan warganya seperti yang diberitakan sejumlah media,’’ tutur Nurainun.

Bahkan, pihak kecamatan dan Puskesmas Medan Polonia juga sudah turun memberikan pengobatan dan bantuan.

"Termasuk memberikan obat, pakaian baru, pembersih lantai serta sabun detol, sampo dan jepitan kuku serta pampers bayi," ungkap Nurainun.(m29)

Waspada/Ist
Lurah Sari Rejo, Medan Polonia, Nurainun (kanan) saat berada di kediaman satu keluarga kurang mampu yang menderita penyakit kulit untuk memberikan bantuan, baru-baru ini.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement