Breaking News
Memuat breaking news...

Madina "ZERO" Hepatitis Akut

Redaksi
Redaksi
Jumat, 13 Mei 2022 - 7.30 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada) - Fenomena penyakit Hepatitis Akut yang akhir-akhir ini menjadi sebuah trading topik dikalangan masyarakat termasuk Indonesia menarik banyak perhatian. Dimana penyakit Hepatitis Akut ini diperkirakan sangat berbahaya bahkan dapat membunuh nyawa seseorang.

Penyakit Hepatitis Akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah 3 (tiga) anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini. Kementerian Kesehatan sampai saat ini masih melakukan investigasi melalui pemeriksaan panel virus lengkap dan penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dari penyakit ini.

Secara umum penyakit Hepatitis merupakan penyakit dengan kondisi peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi, gangguan autoimun, bahan kimia, obat-obatan, alkohol hingga kelainan genetik tertentu.

Dalam penuturan Direktur RSUD Panyabungan dr Rusli Pulungan SpTHT-KLA saat dikonfirmasi Waspada, Jumat, (13/05) mengungkapkan jika penyakit Hepatitis Akut ini secara umum sama saja dengan penyakit Hepatitis akut lainnya, seperti Hepatitis A atau Hepatitis C, namun Hepatitis akut yang sekarang belum diketahui penyebab pastinya.

"Secara umum gejala awal penyakit Hepatitis Akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan. Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna putih pucat. Hepatitis akut juga merupakan peradangan hati, tentu sangat berbahaya karna mengenai organ vital manusia, bahkan bisa menimbulkan kematian" terangnya

Saat ini dikatakan Dr Rusli jika Adapun cara untuk mencegah penularan Hepatitis Akut adalah dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 seperti memakai masker, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. Upaya lainnya yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan Hepatitis Akut adalah pemahaman orang tua terhadap gejala awal penyakit Hepatitis Akut

Lebih lanjut dr Rusli menjelaskan jika saat ini memang Kabupaten Mandailing Natal belum ada menemukan kasus penyakit misterius ini (ZERO Hepatitis Akut), Namun pihaknya di RSUD Panyabungan telah membuat surat edaran untuk kewaspadaan terhadap penyakit berbahaya ini dan berharap agar masyarakat tetap waspada dan menjaga kebersihan untuk pencegahan penyakit ini terjadi.

"Kita berharap agar masyarakat khususnya masyarakat Mandailing Natal menjaga perilaku hidup sehat dan bersih sehingga terhindar dari penularan Hepatitis akut yang sangat berbahaya ini" pungkas dr Rusli. (Cah)

Keterangan foto : Direktur RSUD Panyabungan Dr Rusli Pulungan SpTHT-KLA ingatkan masyarakat Madina waspada terhadap penyakit berbahaya Hepatitis Akut. Waspada/Doc

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement