Mahasiswa USU Bawa Pulang Emas Dan Perunggu Dari Kejuaran InternasionalMahasiswa USU Bawa Pulang Emas Dan Perunggu Dari Kejuaran Internasional

MEDAN (Waspada.id): Kontingen Taekwondo Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil membawa pulang medali emas dan perunggu dari kejuaraan The 9th Heroes Taekwondo International Champion 2026, yang diselenggarakan di Eastern National Sports Training Center, Pattaya, Chonburi, Thailand.
Kompetisi ini diikuti sekitar 3.900 peserta dari 35 negara dan dilaksanakan pada 31 Juli – 2 Agustus 2026.
Dalam ajang tersebut, Feldicio Haganta Ginting, Program Studi Hukum, Fakultas Hukum, stambuk ’25, mengikuti dua kategori pertandingan, yakni Kyorugi Senior O-87 kg dan Speed Punch.
Ia berhasil meraih juara setelah melewati persaingan dengan atlet dari berbagai negara. Keikutsertaannya dalam kompetisi internasional tersebut didahului dengan persiapan selama kurang lebih satu bulan. Bersama tim, ia menjalani latihan secara rutin setiap hari untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan kondisi fisik menjelang pertandingan. Bahkan, satu hari sebelum bertanding, ia tetap menjalani latihan sebagai bagian dari persiapan terakhir.
” Persiapan kejuaraan yang saya dan team ikuti di Thailand, hingga H – 1 pun saya tetap latihan untuk mencapai target saya yaitu juara 1,” tutur Ginting optimis.
Perjalanan menuju arena pertandingan juga diwarnai berbagai tantangan. Menjelang kompetisi, durasi latihan yang sebelumnya sekitar dua jam meningkat menjadi tiga jam setiap harinya. Dua minggu terakhir sebelum bertanding menjadi periode latihan yang semakin intensif.
Selain menjaga kondisi fisik, dirinya juga harus memastikan berat badan tetap berada pada batas kelas pertandingan yang telah didaftarkan. Hal tersebut membuat pengaturan pola latihan dan kondisi tubuh menjadi bagian penting dari persiapannya sebelum bertanding.
Feldicio mengungkapkan pencapaian seorang atlet tidak dapat diperoleh secara instan. Disiplin, konsistensi, kerja keras, serta kemauan untuk tidak menyerah menjadi prinsip yang terus dipegangnya selama menjalani proses latihan hingga pertandingan.
”Medali yang saya raih merupakan hasil dari latihan yang rutin, doa, serta dukungan dari pelatih, keluarga, dan orang-orang di sekitar saya. Prestasi adalah hasil dari proses, bukan keberuntungan,” ujarnya.
Berbagai kompetisi yang telah diikuti turut memberikan pengalaman tersendiri baginya. Kemenangan dan medali menjadi bagian yang membanggakan, tetapi perjalanan sebagai atlet juga diwarnai cedera, kelelahan, tekanan saat bertanding, hingga hasil yang terkadang belum sesuai dengan harapan.
Namun, kondisi tersebut tidak menghalanginya, justru menjadi sebagai bahan evaluasi untuk terus berkembang. Ia menilai setiap kegagalan maupun keberhasilan memiliki peran dalam membentuk mental atlet agar semakin kuat dan termotivasi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.
”Semua pengalaman itu justru menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk terus berkembang, lebih kompak, dan semakin termotivasi meraih prestasi yang lebih baik,” ucapnya.
Terakhir, Feldicio turut mengajak mahasiswa USU yang menekuni berbagai cabang olahraga untuk tidak berhenti mengembangkan kemampuan. Menurutnya, keraguan maupun kritik dari orang lain tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyerah, melainkan dapat dijadikan motivasi untuk membuktikan kemampuan melalui prestasi.
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan dan Kealumnian USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., IPU, Senin (10/8), menyampaikan apresiasi atas prestasi gemilang yang berhasil ditorehkan para mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU). Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa yang meraihnya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar USU.
“Ini prestasi yang luar biasa. Kami tentu sangat mengapresiasi kerja keras, dedikasi, dan semangat para mahasiswa yang telah mengharumkan nama Universitas Sumatera Utara. Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi dan menular kepada seluruh mahasiswa USU untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Prof. Agus menegaskan bahwa pimpinan USU memiliki komitmen yang kuat dalam mendorong pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non akademik. Prestasi yang diraih mahasiswa, menurutnya, merupakan bagian penting dalam memperkuat reputasi universitas sekaligus menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki USU.
“Pimpinan universitas terus mendukung penuh kegiatan dan berbagai upaya mahasiswa dalam mengembangkan potensi serta meraih prestasi. Kami ingin menciptakan ekosistem yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkarya, berkompetisi, dan mengembangkan kemampuan mereka,” katanya.
Ia berharap keberhasilan para mahasiswa tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk berani menetapkan target prestasi dan membawa nama baik USU di berbagai ajang, baik tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya lahir dari kemampuan pribadi, tetapi juga dari ketekunan, disiplin, kerja keras, serta dukungan lingkungan akademik yang kondusif.
Lebih jauh, Prof. Agus menyampaikan bahwa pimpinan USU akan terus memberikan perhatian terhadap berbagai aktivitas kemahasiswaan yang berorientasi pada pengembangan karakter, kompetensi, kreativitas, kepemimpinan, dan prestasi. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan semakin banyak mahasiswa USU yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Prestasi mahasiswa adalah prestasi universitas. Karena itu, setiap pencapaian yang diraih mahasiswa akan terus kami apresiasi dan dukung. Kami berharap prestasi ini menjadi bagian dari tradisi akademik dan kemahasiswaan di USU,” pungkasnya.
Berikut daftar perolehan medali yang berhasil diraih:
Medali Emas
1. Raissa Syahda Adna Syami
Fakultas : Kesehatan Masyarakat
Katagori : Senior Pair Poomsae dan Speed Punch
2. Feldicio Haganta Ginting
Fakultas : Hukum
Kategori : Kyorugi senior Putra O – 87Kg dan Speed Punch
3. Muhammad Ayuki Pratama
Fakultas : Psikologi
Kategori : Senior Pair Poomsae
4. Jesica Delima Br Surbakti
Fakultas : Ekonomi & Bisnis
Kategori : Speed Kick
7. Angela rotua lumban batu
Fakultas : Ilmu sosial dan Ilmu Politik
Kategori : Speed Kick
8. Angela rotua lumban batu
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Kategori : Kyorugi Senior Putri U – 62Kg
9. Nadia Tryhapsari Simanjuntak
Fakultas : Hukum
Kategori : Kyourugi Senior Putri U – 53Kg
Medali Perunggu
1. Nadia tryhapsari simanjuntak
Fakultas : Hukum
Kategori : Speed Punch
2. Muhammad Ayuki Pratama
Fakultas : Psikologi
Kategori : Senior Poomsae Single
3. Jesica Delima Br Surbakti
Fakultas : Ekonomi & Bisnis
Kategori : Poomsae Single Senior Putri (wsp id)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda