Mahasiswa Wasathiyah Sumut Dukung Sikap Kritis DPRD, Ingatkan Eksekutif Hormati Fungsi PengawasanMahasiswa Wasathiyah Sumut Dukung Sikap Kritis DPRD, Ingatkan Eksekutif Hormati Fungsi Pengawasan

MEDAN (Waspada.id): Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Mahasiswa Wasathiyah Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap sikap kritis Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah. Organisasi mahasiswa tersebut menegaskan DPRD memiliki peran sebagai lembaga kontrol yang harus tetap independen dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Ketua PW Ikatan Mahasiswa Wasathiyah Sumut, Fahrezi Dika Pratama, Selasa (28/7), mengatakan kritik yang disampaikan Ricky Anthony merupakan bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem demokrasi yang harus dihormati oleh semua pihak.
"Kami mengapresiasi keberanian Ricky Anthony dalam menyampaikan kritik. Fungsi pengawasan DPRD merupakan amanat konstitusi dan harus dijalankan demi kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu," ujarnya.
Menurut Fahrezi, hubungan antara eksekutif dan legislatif seharusnya dibangun atas dasar saling menghormati fungsi dan kewenangan masing-masing. Ia mengingatkan bahwa DPRD bukan sekadar mitra pemerintah daerah, tetapi juga memiliki tugas mengawasi jalannya pemerintahan agar tetap berjalan sesuai aturan.
"DPRD Sumut digaji oleh rakyat untuk bersuara, bukan digaji untuk menjadi boneka eksekutif," tegas Fahrezi.
Dalam kesempatan itu, Fahrezi juga menyampaikan kritik terhadap pola kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Ia menyarankan agar Bobby kembali melakukan "retreat" sebagai bentuk refleksi untuk memperkuat pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan membangun hubungan yang lebih harmonis dengan lembaga legislatif.
PW Ikatan Mahasiswa Wasathiyah Sumut menilai kritik yang disampaikan DPRD seharusnya dipandang sebagai masukan konstruktif dalam rangka memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan, bukan sebagai bentuk pertentangan politik.
Fahrezi menegaskan pihaknya akan terus mengawal independensi DPRD Sumut agar fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, demokrasi yang sehat membutuhkan lembaga legislatif yang berani menyampaikan kritik demi kepentingan publik.
"Kami siap berada di barisan depan mengawal fungsi pengawasan DPRD dari potensi intervensi pihak mana pun demi menjaga marwah lembaga legislatif dan tegaknya demokrasi di Sumatera Utara," pungkasnya. (wsp.id)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda