Breaking News
Memuat breaking news...

Malaysia Diminta Contoh Indonesia

Redaksi
Redaksi
Kamis, 25 April 2024 - 8.35 PM WIB
Malaysia Diminta Contoh Indonesia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Pengamat Sepakbola Malaysia, Sadek Mustaffa, meminta Harimau Malaya banyak belajar pada Timnas Indonesia yang kini punya mental tangguh di panggung internasional.

Malaysia U-23 tidak bisa berbuat banyak di Piala Asia U-23. Mereka jadi juru kunci grup D dengan catatan tiga kekalahan.

Dalam pandangan Sadek, Malaysia harus mengubah mental dalam menghadapi panggung internasional. Hal ini yang sudah berhasil dilakukan Indonesia dalam beberapa momen terakhir.

"Mental dari pelatih dan pemain harus berubah. Mereka harus belajar dari sepakbola Indonesia. Indonesia juga sempat kesulitan di level internasional, namun kini kalian bisa melihat perubahan dalam pola pikir mereka dan cara mereka membawa diri dalam sebuah pertandingan," ucap Sadek seperti dikutip dari New Straits Times, Kamis (25/4).

Sadek lalu menekankan bahwa salah satu cara untuk mengikuti langkah Indonesia adalah dengan merekrut pelatih berkualitas. Pelatih berkualitas bakal membawa perubahan besar terhadap pola pikir pemain-pemain Malaysia.

"Untuk itu, kita butuh pelatih bagus yang bisa mengangkat level para pesepakbola Malaysia. Kita tidak bisa memakai pelatih yang belum teruji dan hanya menggunakan tim nasional kita sebagai batu loncatan dalam karier CV," tutur Sadek.

Malaysia tidak bisa bersaing dengan Uzbekistan, Vietnam dan Kuwait. Di dua laga awal, Malaysia langsung dipastikan tersingkir setelah kalah 0-2 dari Uzbekistan dan Vietnam. Pada laga terakhir lawan Kuwait, Malaysia lagi-lagi tak bisa meraih poin. Malaysia kalah 1-2 dan harus puas jadi juru kunci.

Padahal sebelum turnamen, FAM telah mengumumkan target tinggi untuk memenangkan tiket ke Olimpiade Paris 2024. Tiket Olimpiade bisa diraih jika Malaysia mampu lolos semifinal dan menjadi tiga tim teratas di Piala Asia U-23 2024. Sedangkan tim peringkat keempat harus melakoni laga play-off melawan Guinea untuk berebut tiket terakhir.

            Namun, alih-alih melaju ke semifinal, langkah Harimau Muda justru kandas di babak penyisihan grup. Bahkan, mereka harus puas finis di posisi juru kunci Grup D usai menelan kekalahan di semua laga. Selain gagal meraup poin, Malaysia juga hanya mencetak satu gol dan kebobolan enam gol di fase grup. (m18/nst)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement