Breaking News
Memuat breaking news...

Maraknya Kasus Predator Anak Di Bawah Umur, Kapolres Imbau Orang Tua Intens Awasi Anak

Redaksi
Redaksi
Minggu, 26 Februari 2023 - 3.47 AM WIB
Maraknya Kasus Predator Anak Di Bawah Umur, Kapolres Imbau Orang Tua Intens Awasi Anak
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada): Meningkatnya kasus pelecehan seksual dan juga pencabulan terhadap anak terutama anak yang masih di bawah umur memberikan atensi dan perhatian khusus dari Kapolres Madina AKBP HM Reza Chairul A.S SIK, MH.

Seperti dalam penuturan kepada Waspada, Sabtu, (25/02) melalui percakapan singkatnya, Kapolres berpesan kepada para orang tua agar selalu menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari perbuatan yang mungkin dapat merugikan diri sendiri.

"Tolong media juga ingatkan para orang tua untuk jaga anaknya masing-masing, karena anak adalah amanah dari Allah dan investasi dunia akhirat yang tak ternilai harganya, jangan sampai menyesal kemudian," tuturnya.

Kasus pelecehan seksual dan juga pencabulan terhadap anak-anak dibawah umur diketahui akhir-akhir ini semakin meningkat di Kabupaten Mandailing Natal. Menurut informasi yang dihimpun, dalam kurun sepekan terakhir ini sebanyak 3 laporan terkait kasus pelecehan seksual telah terjadi.

Teranyar seorang anak laki-laki yang masih di bawah umur berusia 14 tahun menjadi korban pelecehan seksual atau korban pencabulan oleh seorang lelaki paruh baya berinisial S, 50, di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Untuk itu, Kapolres Madina menyatakan pihaknya akan serius menindaklanjuti kasus pelecehan seksual dan pencabulan anak di bawah umur ini. "Semua laporan pasti ditangani dan kita proses sesuai SOP," tandas Kapolres. (cah)

Harahap

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement