Breaking News
Memuat breaking news...

PPP Serahkan Hasil Rapimnas Dukung Ganjar Pada Mega

Redaksi
Redaksi
Minggu, 30 April 2023 - 4.35 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) diserahkan
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, kepada Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Prof (H.C) Megawati Soekarnoputri.

Adapun penyerahan tersebut sebagai bentuk resminya kerja sama politik kedua partai yang dilakukan di kantor DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Jakarta.
Minggu (30/4/2023).

“Menyatukan diri dalam gerak kemenangan bersama dengan PDI Perjuangan, karena itulah pada kesempatan ini pula akan dilakukan penyerahan hasil Rapimnas PPP dari Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Bapak Muhammad Mardiono kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Minggu (30/4/2023).

Usai diserahkan, sebagai bentuk syukur jajaran DPP PDIP yang hadir bersama PPP melakukan doa yang dipimpin oleh politikus senior PPP KH Mustofa Aqil Siradj.

“Terima kasih kepada KH Mustofa Aqil Siradj atas doa yang telah disampaikan, menjadi berkat bagi seluruh kerja sama seluruh partai politik ini,” ungkap Hasto.

Setelah itu, pertemuan kedua parpol dalam rangka kerja sama politik ditutup secara resmi.

“Dengan mohon izin dari Ibu Megawati Soekarnoputri dan Bapak Muhamad Mardiono, PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan dalam rangka kerja sama partai politik untuk mengusung Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden untuk diperjuangkan bersama, dimenangkan bersama, di dalam Pemilu pada tahun 2024 mohon izin ditutup,” tutup Hasto. (J05)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement