Breaking News
Memuat breaking news...

Masyarakat Diajak Jaga Persatuan Dan Kesatuan Pasca Pemilu

Redaksi
Redaksi
Jumat, 8 Maret 2024 - 12.03 PM WIB
Masyarakat Diajak Jaga Persatuan Dan Kesatuan Pasca Pemilu
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudin mengajak masyarakat Indonesia menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan serta menjaga stabilitas politik pasca Pemilihan Umum (Pemilu).

Ia menilai provokasi dan penyebaran berita hoaks harus dicegah bersama-sama untuk menjaga harmoni ditengah masyarakat.

“Menjaga dan mempererat persatuan pasca pilpres(pemilihan presiden) dan pileg (pemilihan legislatif) itu penting untuk menjaga stabilitas bangsa. Penyebar berita hoax dan saling mengejek pasangan calon lain hanya akan menimbulkan kegaduhan,” kata Hetifah dalam acara Dialetika Demokrasi dengan tema “Jaga Stabilitas Keamanan Pasca Pilpres” di Ruang Abdul Muis, Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Menurutnya, masyarakat tidak boleh terpancing oleh berbagai bentuk provokasi yang bertujuan memperkeruh suasana.

Dia mengimbau agar berhati-hati dalam menerima informasi terkait situasi politik saat ini, baik secara langsung maupun di dunia maya, khususnya yang berkaitan dengan kontestan politik.

“Masyarakat harus cermat dalam menyaring setiap informasi yang ada. Kemudian media juga berperan penting dalam menjaga stabilitas pasca pemilu” imbuh Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini.

Hetifah menambahkan, aparat keamanan merupakan salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam menjaga stabilitas pasca pemilu.

Menurutnya peran aparat keamanan yang bekerja tanpa lelah mengawal surat suara hingga menjaga keamanan harus diapresiasi.

“Salah satu kunci keberhasilan menjaga stabilitas pasca pemilu ada di aparat keamanan mereka kunci utama karena sudah berhasil menjaga mulai dari surat suara itu disalurkan hingga ditarik kembali,” tukasnya. (J05).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement