Breaking News
Memuat breaking news...

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kebersihan Hindari Penyakit di Musim Penghujan

Redaksi
Redaksi
Senin, 31 Oktober 2022 - 4.19 PM WIB
Masyarakat Diminta Tingkatkan Kebersihan Hindari Penyakit di Musim Penghujan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Belakangan ini, beberapa daerah di Provinsi Sumut khususnya di Kota Medan, memasuki musim hujan. Ada berbagai potensi penyakit yang lebih mungkin menyerang tubuh. Untuk itu, penting mengetahui penyakit khas musim hujan dan gejalanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufik Ririansyah menyebutkan, pada musim hujan ada beberapa penyakit yang sering muncul. "Memang bila musim hujan, ada beberapa penyakit yang selalu muncul," kata dia, Senin (31/10).

Menurut dia, penyakit yang sering muncul itu Demam Berdarah Dengue atau DBD. Penyakit ini sambung dia, yang menjadi menakutkan pada musim hujan.

Kemudian, masih dia, penyakit tifoit atau diare, penyakit kulit, flu dan kolera. "Penyakit ini yang sering terjadi saat musim hujan," ungkapnya.

Menurut dia, demam berdarah menjadi penyakit yang terus mengalami peningkatan saat musim hujan. "Saat ini peningkatan terjadi pada demam berdarah," terang dia.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat apabila ada gejala demam berdarah segera dibawa ke fasilitas kesehatan (faskes) agar diberi tindakan medis. "Kita harus cepat mencegah, apabila ada langsung dilaporkan ke faskes atau puskesmas terdekat dan kita akan lakukan foging," jelas dia.

Dia pun mengimbau masyarakat segera menjaga kesehatan saat musim hujan saat ini. Salah satunya membersihkan genangan air yang ada di sekitar lingkungan.

"Mari menjaga kebersihan genangan air, kemudian kalau ada air yang tergenang segera dibuang agar tidak jadi tempat nyamuk yang menyebabkan DBD dan malaria, sering rajin bersihkan lingkungan karena diare bisa terjadi, konsumsi makanan yang sehat. Bila perlu berjemur karena kurangnya cahaya saat ini dan tak kalah penting konsumsi vitamin," sebutnya. (cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement