Breaking News
Memuat breaking news...

Masyarakat Nilai Banyak PR Di Deliserdang Yang Mendesak Untuk Diselesaikan

Redaksi
Redaksi
Senin, 7 Oktober 2024 - 10.18 AM WIB
Masyarakat Nilai Banyak PR Di Deliserdang Yang Mendesak Untuk Diselesaikan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Sejumlah masyarakat menilai banyak pekerjaan rumah (PR) masa lalu yang mendesak untuk segera diselesaikan di Deliserdang. Meskipun belum mewakili mayoritas aspirasi warga Deliserdang, namun komentar-komentar masyarakat di sejumlah pemilik akun media sosial (medsos) yang cukup popular dinilai sejumlah pihak harus dijadikan perhatian yang serius.

Keresahan masyarakat tersebut tampak dari komentar-komentar pedas melalui beberapa akun medsos seleb instragram yang kerap mengunggah kondisi yang terjadi di sekitar Deliserdang.

Beberapa komentar tersebut yakni misalnya akun AT: “2 periode / AT 2 periode tetap tidak ada perubahan jln’ di mana’ masih banyak yang ancur, masyarakat deli Serdang sadarlah”. Komentar lainnya di antaranya akun si_s :“biar siapa asal jalan tembung itu diperhatikan. Cocok kam rasa?”. Lalu, ada juga akun inisial ar__lu: “Ada gk yang bikin janji bisa membasmi narkoba”, atau akun inisial zu_mu “Mana kira’ Min yang bisa mengurangi Calo di Dukcapil pakam?”, ada juga akun inisial izl: “Kalau ada yang menang diantara ketiga liat lah dan benahi kota hamparanperak desa lama lampu jalan ke desalama gelap itu aja”, begitupun dengan akun inisial jas: “Maunya pemimpin setelah terpilih tetap rajin silaturahmi dengan rakyatnya” dan lainnya.

Salah satu warga Mencirim yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kabupaten Deliserdang, Lisma, 60, menyatakan keresahannya terkait keadministrasian di Deliserdang. Dia kesulitan saat mengurus surat-surat atau dokumen penting keadministrasian di Pemkab Deliserdang. Hal itu, katanya, dikarenakan jarak yang terlalu jauh dari tempat dia tinggal ataupun bekerja, serta jam operasional kantor-kantor itu tidak sesuai.

“Kalau urus apa-apa, aku harus ke Pakam. Sedangkan rumahku di Sei Mencirim. Tapi karena KTP ku di Deliserdang, harus jauh lagi ke sana. Sedangkan aku kalau kerja pulangnya sore, sudah tutup kantor. Tapi kalau libur, gaji harus dipotonglah 1 hari. Sedangkan untuk urus ini itu gak bisa cuma 1 hari kan. Kalau gak kerja, gaji kurang, siapa yang mau bantu. Kerjaku cuma tukang cuci gosok, aku udah janda, tua gini mau kerja di mana lagi bisa dapat gaji besar. Jadi tolonglah pemerintah atau siapa ada dibuat solusinya,” katanya.

Selain itu, dia meminta supaya bantuan-bantuan sosial apapun itu, dibuat tepat sasaran. “Aku gak tau kenapa tidak dapat bantuan-bantuan pemerintah gitu. Aku BPJS saja bayar sendiri. Kadang pas aku sakit, udah tua gini, sering kecelakaan, pas tidak bisa kerja, ya dibantu tetangga sama saudara. Tapi yang Namanya tetangga gak mungkinlah mereka bantu terus,” lirihnya.

Begitupun dengan Putra, warga Deliserdang lainnya turut menyatakan permintaannya agar siapapun calon itu bisa membuat Deliserdang aman saat jalan di malam hari. “Karena orang kerja itu kan pulangnya malam. Aku kerja kebetulan dapatnya di Medan, jadi sore pulang kerja, malamlah sampai rumah. Apalagi Medan sekarang macet. Kadang-kadang takut lihat di berita ada begal-begal. Tolong jugalah pemerintah atau siapapun di Deliserdang ini,” keluhnya.

Meski belum mewakili seluruh aspirasi masyarakat Deliserdang, tanggapan di berbagai medsos terkait seperti kemacetan, jalan rusak, keamanan, narkoba, pemerintahan, dan lainnya menjadi perhatian yang tidak bisa ditinggalkan oleh ketiga kontestan Pilkada Deliserdang tahun 2024. Deliserdang kali ini memiliki tiga pasang calon bupati dan calon wakil bupati (Paslon Cabup-Cawabup) sebagai kandidat untuk menjadi pemimpin Deliserdang lima tahun ke depan.

Hal ini setidaknya dibenarkan Agus, warga lainnya, yang berharap medos juga, para calon Bupati-Wakil Bupati Deliserdang benar-benar serius memikirkan program-program yang fokus membenahi Deliserdang secara nyata. ***

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement