Breaking News
Memuat breaking news...

Mau Gabung, PPP Diminta Jangan Bikin Syarat- Syarat Yang Rumit

Redaksi
Redaksi
Selasa, 16 April 2024 - 12.29 PM WIB
Mau Gabung, PPP Diminta Jangan Bikin Syarat- Syarat Yang Rumit
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan pada prinsipnya, PAN sangat senang jika ada rekonsiliasi pasca pemilihan umum (pemilu), dimana semua kekuatan politik diharapkan dapat bersatu kembali. Dengan itu artinya, partai-partai sudah memberikan jalan bagi penetapan pemenang pemilu.

"Kalau mau gabung, ya silahkan. Sangat bagus. Yang penting jangan bikin syarat-syarat yang rumit. Semua harus dipercayakan kepada Prabowo-Gibran", ujar Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan tertulisnya kepada waspada,id, Selasa (16/4/2024) di Jakarta, menanggapi kesiapan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) gabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut wakil rakyat dari daerah pemilihan Sumut II ini, PPP sebaiknya jangan hanya bicara mau bergabung saja. Tetapi, secara deklaratif sebaiknya sudah mengucapkan selamat. Mengakui kemenangan pasangan 02. Kalau mau gabung, tentu harus ada pengakuan seperti itu.

"Yang berwacana mau bergabung itu banyak. Itu bagus aja. Tetapi, pengakuan juga penting. Paling tidak untuk menjaga kohesivitas dan keteduhan di tengah masyarakat. Walau dulu ada di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)KIB, tambahnya, faktanya kan PPP mundukung 03. Kalau 03 menang, mungkin KIB tidak disebut lagi. Tetapi, itu kan cara masuk kembali. Ya silahkan saja" ujarnya.

Saleh Daulay menegaskan bahwa PAN selalu percaya dengan Prabowo dan Gibran. Percaya akan mampu menjaga keseimbangan politik. Termasuk keseimbangan dalam distribusi kekuasaan.

"Semua pasti ada penilaian dan semua ada tempatnya, tukas Saleh Partaonan Daulay . (J05).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement