Breaking News
Memuat breaking news...

Medan dan Pulau Pinang Perkuat Kerja Sama Ekonomi Lewat Forum B2B Visit Malaysia 2026

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Juli 2026 - 3.45 PM WIB
Medan dan Pulau Pinang Perkuat Kerja Sama Ekonomi Lewat Forum B2B Visit Malaysia 2026
Deputy State Secretary (Management) Penang State Government, Ghopran Bin Yeop Hamzah dan Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Tuan Shahril Nizam Abdul Malek,
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN, (Waspada.id) ; Hubungan ekonomi antara Kota Medan dan Negara Bagian Pulau Pinang, Malaysia, terus diperkuat melalui kegiatan Business to Business (B2B) dan Networking Session Visit Malaysia 2026 yang mempertemukan pelaku usaha, industri pariwisata, kesehatan, hingga sektor perdagangan dari kedua wilayah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus mendorong peningkatan investasi, perdagangan, dan kunjungan wisata antara Indonesia dan Malaysia khususnya di Pulau Pinang.

Deputy State Secretary (Management) Penang State Government, Ghopran Bin Yeop Hamzah saat acara pembukaan di Medan, Senin (21/7/2026), mengatakan pihaknya menyampaikan salam dari Menteri Pulau Pinang dan Sekretaris Negara Bagian Pulau Pinang kepada seluruh peserta yang hadir.

Ia mengapresiasi terselenggaranya forum business matching yang dinilai menjadi langkah nyata dalam memperkuat hubungan ekonomi kedua daerah.

Menurutnya, komitmen yang telah terjalin antara Pulau Pinang dan Medan harus terus ditingkatkan melalui berbagai bentuk kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya business matching antara Pulau Pinang dan Medan. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan investasi dan ekonomi. Hubungan antara masyarakat Medan dan Pulau Pinang harus terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang lebih besar pada masa mendatang," ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa Indonesia menjadi negara yang berada di urutan pertama mengunjungi Pulau Pinang, disusul kedua China dan ketiga Singapura.

Ghopran juga mengungkapkan dirinya telah bertemu dengan Sekda Sumut untuk membahas berbagai peluang kerja sama masa depan. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun tidak hanya berhenti pada kegiatan business matching, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas di bidang promosi perdagangan, investasi, pariwisata, hingga pengembangan ekonomi.

“Kami ingin apa yang dilakukan hari ini mampu memberikan nilai tambah yang lebih tinggi bagi kedua belah pihak. Bukan hanya mempertemukan pelaku usaha, tetapi juga membangun kolaborasi yang berkelanjutan," katanya.

Ia menegaskan, di tengah persaingan ekonomi global saat ini, kolaborasi bukan lagi menjadi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dilakukan bersama.

"Kolaborasi bukan satu pilihan, tetapi satu keperluan. Karena itu saya menggalakkan seluruh peserta memanfaatkan forum ini untuk membangun hubungan bisnis dan meningkatkan investasi," ungkapnya.

Sebagai salah satu pusat industri utama di Malaysia, Pulau Pinang, lanjut Ghopran, memiliki sektor manufaktur yang kuat serta industri pariwisata yang terus berkembang. Hal tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.

Ia menyebutkan, hingga Januari 2026 nilai ekspor Pulau Pinang terus meningkat. Capaian tersebut menunjukkan kondisi ekonomi Pulau Pinang yang terus bertumbuh dan membuka peluang lebih besar bagi kerja sama dengan berbagai negara, termasuk Indonesia.

Menurutnya, Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, seperti industri makanan dan minuman, layanan kesehatan, pariwisata, hingga industri halal.

"Kami melihat potensi ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh berbagai agensi dan pelaku industri di Pulau Pinang maupun Sumut," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, delegasi Pulau Pinang menghadirkan berbagai perusahaan dan institusi dari sektor pariwisata, kesehatan, perhotelan, hingga biro perjalanan. Mereka antara lain The Habitat Penang Hill, Hotel Sentral Seaview, O2 Klinik, Vista Eye Specialist, Vouk Hotel Suites Penang, KPJ Penang Specialist Hospital, OZO George Town Penang, NSL Travel & Tours Sdn. Bhd., serta Penang Global Tourism.

Kehadiran berbagai perusahaan tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha di Kota Medan maupun Sumatera Utara untuk menjalin kemitraan strategis, menyusun paket wisata bersama, hingga memperluas kerja sama layanan kesehatan dan industri perhotelan.

Sementara itu, Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Tuan Shahril Nizam Abdul Malek, berharap forum tersebut mampu menghasilkan produk-produk pariwisata yang lebih menarik melalui kolaborasi antara pelaku industri di Pulau Pinang dan Sumut.

Menurutnya, potensi kedua wilayah sangat besar apabila dikembangkan secara bersama melalui paket wisata terpadu yang mampu menarik lebih banyak wisatawan dari kedua negara.

"Saya berharap paket-paket tourism antara Pulau Pinang dan Sumatera Utara dapat menghasilkan produk yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, hubungan kerja sama kedua negara dapat terus berkembang dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi kedua daerah," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Konsulat Jenderal Malaysia di Medan siap memfasilitasi komunikasi apabila terdapat kendala dalam proses kerja sama bisnis maupun investasi. "Apabila ada persoalan dalam pelaksanaan kerja sama, kami siap membantu sehingga hubungan yang telah terjalin dapat terus berjalan dengan baik," katanya.

Di sisi lain, Asisten Perekonomian Pemerintah Kota Medan, Citra Effendi Capah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, forum B2B dan networking seperti ini menjadi wadah yang sangat bermanfaat dalam mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama ekonomi yang lebih luas.

"Pemerintah Kota Medan mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini karena mampu membuka peluang usaha, memperkuat jaringan bisnis, serta mendorong peningkatan kerja sama ekonomi antara Kota Medan dan Pulau Pinang," katanya.

Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret sehingga memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha, sektor pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.(id12)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement