Breaking News
Memuat breaking news...

Medan Fashion Trend Meriahkan KKSU 2026, Dorong Wastra Lokal Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Sumut

Redaksi
Redaksi
Jumat, 24 Juli 2026 - 8.33 AM WIB
Medan Fashion Trend Meriahkan KKSU 2026, Dorong Wastra Lokal Jadi Motor Baru Ekonomi Kreatif Sumut
Medan Fashion Trend meriahkan kegiatan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Medan Fashion Trend meriahkan kegiatan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026. Mengusung tema "Circular Fashion Movement From Invisible to Iconic", ajang yang digelar di Laguna Atrium DeliPark Mall, Kamis (23/7), diharapkan menjadi titik awal lahirnya desainer muda sekaligus memperkuat industri kreatif berbasis wastra lokal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza Ma'ruf Moesa mengatakan, Sumut memiliki kekayaan budaya berupa ulos, songket, dan tenun yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk fashion bernilai tinggi melalui inovasi, profesionalisme, dan strategi pemasaran yang lebih baik.

Menurutnya, Medan Fashion Trend menjadi wadah penting bagi desainer muda Sumatera Utara untuk menunjukkan kreativitasnya. Apalagi, dalam ajang perdana ini para desainer lokal berkolaborasi dengan desainer nasional sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing industri fashion daerah.

Tak hanya mendorong industri kreatif, BI juga berharap penyelenggaraan event seperti ini mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kota Medan. Kehadiran berbagai kegiatan kreatif diyakini akan memberikan efek berganda bagi sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, hingga UMKM.

"Semakin banyak event yang digelar di Medan, semakin besar peluang mendatangkan wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian daerah," ujarnya.

BI menilai ekonomi kreatif dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Sumatera Utara, sehingga ketergantungan terhadap sektor komoditas dapat dikurangi. Ke depan, Medan diharapkan berkembang sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional maupun internasional.

Sementara itu, Local Chair Indonesia Fashion Chamber (IFC) Medan Chapter, Nila Mojo, mengapresiasi dukungan Bank Indonesia yang telah memberikan ruang bagi para desainer dan pelaku UMKM untuk menampilkan karya terbaik mereka melalui Medan Fashion Trend yang untuk pertama kalinya digelar dalam rangkaian KKSU.

Menurutnya, tema Circular Fashion Movement From Invisible to Iconic tidak sekadar menghadirkan peragaan busana, tetapi juga membangun ekosistem fashion Sumatera Utara secara menyeluruh, mulai dari pengrajin wastra, desainer, hingga buyer internasional.

"Festival ini menjadi wadah bagi desainer lokal dan nasional untuk mengangkat wastra Sumatera Utara menjadi produk bernilai tambah yang mampu memperkuat ekonomi kreatif daerah," katanya.

Ia berharap Medan Fashion Trend dapat memperkenalkan karya desainer Indonesia ke tingkat nasional bahkan internasional, sekaligus menunjukkan bahwa identitas budaya Indonesia mampu bersaing di industri fashion global.

Ajang yang berlangsung pada 23-26 Juli 2026 tersebut menghadirkan berbagai kegiatan seperti fashion show, pameran, talkshow, workshop, hingga pertunjukan seni. Sebanyak 175 desainer, pelaku UMKM, dan siswa sekolah mode turut ambil bagian dalam memamerkan karya terbaik mereka.

Senada dengan itu, National Chair Indonesia Fashion Chamber (IFC), Lenny Agustin mengatakan, Medan Fashion Trend hadir sebagai ruang kolaborasi antara desainer, akademisi, komunitas, UMKM, dan seluruh pelaku industri kreatif untuk bersama-sama mengangkat wastra lokal menjadi bagian dari gaya hidup modern yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ia optimistis semangat kolaborasi akan mampu membawa karya-karya fashion Sumatera Utara semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar internasional, sekaligus mendukung target Indonesia menjadi salah satu pusat fashion dunia. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement