Breaking News
Memuat breaking news...

Medco Bedah 26 Rumah Di Atim

Redaksi
Redaksi
Selasa, 21 Maret 2023 - 6.41 AM WIB
Medco Bedah 26 Rumah Di Atim
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

IDI (Waspada): PT Medco EP Malaka telah membangun 26 unit rumah layak huni untuk masyarakat kurang mampu dalam wilayah lingkar tambang.

Program bedah rumah tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi mendukung pemerintah dalam mendukung tempat tinggal yang layak dan sehat.

“Perusahaan telah melaksanakan program bedah rumah ini sejak 2018 di empat kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur. Program ini terus berlanjut, bahkan sampai sekarang kita sudah bangun 26 unit rumah layak huni,” ujar General Manager Medco E&P Malaka, Iwan Sutrisno, melalui Field Relations Manager, Dedi Sukmara kepada wartawan, Senin (20/3).

Pihaknya berharap, program pembangunan rumah layak huni tersebut dapat memberikan manfaat dan berdampak positif terhadap masyarakat.

“Kami juga berterima kasih atas dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan, sehingga kegiatan operasi Medco E&P di Aceh Timur berjalan lancar dan dapat menjaga ketersediaan energy,” kata Dedi Sukmara.

Warga yang menerima program bedah rumah tahap ini yaitu Khairar Rasyid Khaizami, Gampong Seuneubok Rambong, Julok. Dia terpilih sebagai penerima bantuan rumah layak huni berdasarkan proses seleksi bersama Medco E&P, keuchik, forkopimcam dan forkopimda Aceh Timur, mulai dari proses penilaian kondisi rumah hingga pelaksanaan pembangunan rumah.

Sementara itu, Keuchik Seuneubok Rambong Muhammad Yusuf, dalam kesempatan itu ikut mengapresiasi atas kontribusi Medco E&P dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Khairar adalah guru mengaji anak, sekaligus imam masjid yang juga bekerja sebagai petani karet dengan lahan seadanya di desa kami. Beliau sangat layak untuk mendapatkan rumah yang layak huni dan sehat,” ujar Muhammad Yusuf. (b11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement