Breaking News
Memuat breaking news...

Membumikan Alquran Menuju UISU Unggul

Redaksi
Redaksi
Kamis, 4 April 2024 - 3.48 PM WIB
Membumikan Alquran Menuju UISU Unggul
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Keluarga besar Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) memperingati Nuzulul Quran (turunnya ayat alquran) sekaligus khataman alquran dan buka puasa bersama, Selasa (2/4) kemarin.

Acara dilaksanakan di Masjid Jami' Al Munawwarah Kampus UISU Jalan SM Raja, Medan, dimulai pembacaan ayat suci alquran secara bergantian hingga khatam. Juga mendoakan para pendiri UISU yang telah berpulang ke rahmatullah.

Hadir Ketua Umum Yayasan UISU Ir Indra Gunawan, MP dan jajaran pengurus, Rektor UISU Prof Dr Safrida, SE, M.Si, para Wakil Rektor, Dekan, Kepala Prodi serta para pegawai biro rektor dan yayasan. Tampak juga hadir Staf Ahli Gubsu Bidang Pendidikan Suherman mewakili Plt Gubsu Hasanuddin.

Ketua Umum Yayasan UISU Ir Indra Gunawan, MP menyebutkan, peringatan nuzulul quran dilaksanakan setiap tahun di UISU sebagai momen penting terjadinya penyampaian informasi atau wahyu Allah agar manusia bisa mencapai kebenaran.

Hal itu, kata dia, menjadi muhasabah bagi para civitas akademika UISU untuk selalu menjadikan alquran sebagai pedoman hidup, sesuai tema tahun ini "membumikan alquran dalam kehidupan untuk menuju UISU unggul'.

Indra pun berharap peringatan nuzulul quran 1445 H/2024 M yang dilaksanakan tidak sekadar kegiatan seremonial saja, tetapi hendaknya diimplementasikan dan diamalkan untuk kemajuan UISU.

Hal sama disampaikan Rektor UISU Prof Dr Safrida, SE, M.Si. Ia berharap, Allah Swt memberikan keberkahan kepada UISU dalam upaya mencapai UISU unggul.

Sebelum acara berbuka puasa bersama, Ustadz Prof Dr Zainal Arifin, Lc, MA dalam cermahnya menyampaikan pentingnya mempelajari nilai-nilai alquran. "Orang yang mengimplementasikan dan mempelajari nilai-nilai Alquran, akan dibimbing malaikat mendapatkan lailatul qadar," sebutnya.

Dikatakannya, nuzulul quran adalah penurunan wahyu (ayat).pertama Alquran kepada Nabi Muhammad dari Baitul Izzah dibantu malaikat Jibril. Sedangkan lailatul qadar saat ketika Alquran diturunkan dari Lauh Al Mahfudz ke Baitul Izzah. "Momen ini kita peringati setiap tahun untuk mengingatkan kembali pentingnya membaca dan mengamalkan isi alquran di kehidupan sehari-hari," ujar Ustadz.

Sedangkan keutamaan malam lailatul qadar, salah satunya dijelaskan dalam surah Al Qadr ayat 1-5, Allah Swt berfirman, "Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Alquran) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar."

Ustadz juga menyampaikan, Ramadhan bukan sekadar shalat taraweh, tetapi perang melawan hawa nafsu. "Inilah yang mendaptkan lailatul qadar. Inilah jihad sesungguhnya, yang membuakita unggul dunia dan akhirat," ujarnya

Sementara Plt Gubsu Hasanuddin diwakili Staf Ahli Bidang Pendidikan Suherman berharap kegiatan ini menjadi momentum membumikan alquran. "Semoga menjadi kebaikan," kata dia. (m19)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement